kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.554
  • SUN103,53 -0,27%
  • EMAS603.986 -0,83%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Adik Kim Jong Un undang Presiden Korea Selatan berkunjung

Senin, 12 Februari 2018 / 06:00 WIB

Adik Kim Jong Un undang Presiden Korea Selatan berkunjung
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengundang Presiden Korea Selatan Moon Jae in untuk berdiskusi di Pyongyang. Hal tersebut disampaikan oleh seorang pejabat Korea Selatan pada Sabtu (10/2). Pertemuan ini pertama kali setelah lebih dari 10 tahun.

Pertemuan apa pun akan menjadi representasi dari hubungan diplomatik Moon yang berkuasa sejak tahun lalu. Hubungan ini agar membuat keduanya bisa membuat jalan keluar atas program nuklir dan rudal di Korea Utara.

Undangan kunjungan tersebut secara pribadi disampaikan oleh adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong secara verbal. Undangan tersebut disampaikan saat makan siang dan berdiskusi dengan Moon di Blue House, Seoul. Keduanya berdialog bersamaan saat Korea Selatan menjadi tuan rumah OIimpiade Musim Dingin yang dimulai sejak Jumat (9/2).

Kim Jong Un ingin bertemu dengan Moon dalam waktu dekat di Korea Utara. "Kami ingin bertemu dengan Anda dalam waktu dekat di Pyongyang," kata Kim Yo Jong. Saudara laki-lakinya tersebut juga memberikan surat tentang keinginan memperbaiki hubungan antar Korea.

Prospek pembicaraan kedua negara tersebut mungkin tidak disambut baik oleh Amerika Serikat. Negeri Paman Sam ini menindak cukup keras Korea Utara. Amerika Serikat juga tidak mau berdialog jika senjata nuklir Korea Utara tak dilepaskan terlebih dahulu.

"Ini adalah tindakan paling tangguh yang dilakukan oleh Korea Utara untuk membuat hubungan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat," ujar Kim Sung han mantan wakil menteri luar negeri Korea Selatan dan sekarang menjadi profesor Universitas Korea di Seoul. Moon berharap, delegasi Korea Utara lebih aktif mengajak dialog dengan Amerika Serikat.

Korea Selatan menganggap memulai kembali dialog lebih dini antar keduanya perlu dilakukan untuk perkembangan hubungan antar kedua Korea. Kedua belah pihak pun tengah membangun diskusi komprehensif mengenai hubungan antar Korea dan berbagai isu di semenanjung Korea dalam situasi damai. Namun tidak menyebut tentang program senjata.

Pyongyang telah melakukan uji coba nuklir terbesar di tahun lalu. Pada November 2017, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menguji rudal balistik antar benua yang paling canggih. Dan menurut para ahli memiliki jangkauan cukup luas dan bisa mencapai manapun bahkan Amerika Serikat.

Atas tindakan tersebut, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Jepang sepakat untuk mengisolasi Korea Utara karena program senjata nuklirnya. "Kami terus mengisolasi Korea Utara secara ekonomi dan diplomatik sampai mereka meninggalkan program rudal nuklir dan balistik mereka," kata Mike Pence Wakil Presiden Amerika Serikat seperti dikutip Reuters.

Seorang pejabat senior AS mengatakan, Pence dan Moon pada Sabtu (10/2) membahas sanksi ketat. Namun pertemuan tersebut tidak membahas tentang undangan perundingan di Pyongyang.

Moon berharap bisa menggunakan moment Olimpiade Musim Dingin untuk mengurangi ketegangan. Korea Utara juga bersedia untuk mengirim pejabat tinggi dan atlet pada pagelaran tersebut.

Pence dan delegasi Korea Utara tidak berkontak satu sama lain. Pejabat senior AS mengatakan, Pence tidak berusaha untuk menghindari pejabat Korea Utara namun mengabaikannya.


Reporter Avanty Nurdiana
Editor : Yudho Winarto

KOREA UTARA

Berita terbaru Internasional

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]