kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Miliaran dolar lenyap di setiap pemilu


Kamis, 26 Januari 2012 / 20:09 WIB
ILUSTRASI. Juventus vs Inter Milan di Coppa Italia: Upaya balas dendam Nerazzurri. REUTERS/Alessandro Garofalo


Reporter: Dani Prasetya, CNN |

LONDON. Ekonomi dunia boleh saja tengah melemah, tapi pemilihan umum bakal tetap menyedot miliaran dollar dana segar sebagai alokasi kampanye.

Untuk area Amerika Serikat (AS) saja, The Center for Responsive Politics mengestimasikan, belanja kampanye para kandidat presiden bakal menelan dana sekitar US$ 6 miliar.

Beranjak ke Inggris, belanja kampanye partai pada pemilihan umum 2010 hanya sekitar US$ 49 juta. Angka itu jauh lebih rendah 26% ketimbang realisasi 2005. Menurut Executive Director Transparancy International (TI) Inggris Chandrashekhar Krishnan, setiap dana yang digelontorkan para pendonor itu akan berkonsekuensi terhadap timbal balik tertentu.

Executive Director TI India Anupama Jha ikut menyebut, dana ilegal sekitar US$ 2 miliar diperkirakan bakal habis untuk memenangkan Uttar Pradesh pada pemilihan tahun ini. Dana ilegal itu berasal dari donasi setiap perusahaan. Kabarnya, setiap perusahaan menyumbangkan 5% profitnya untuk dana kampanye. "Keuntungannya, siapa yang menyumbang dana, bisa mengontrol para politisi," ujarnya, seperti dilansir CNN, Kamis (26/1).

Negara dengan dana kampanye fantastis lainnya ada di Brazil. Pada pemilihan umum 2010, belanja kampanye mencapai US$ 2 miliar. Executive Director TI Brazil Claudio Weber Abramo menyebut, nyaris 99,04% dana yang dihabiskan di Sao Paulo kala itu disumbang oleh para pengusaha.




TERBARU

[X]
×