: WIB    --   
indikator  I  

Trump kunjungi Arab Saudi, inilah agenda utamanya

Trump kunjungi Arab Saudi, inilah agenda utamanya

Investasi mutual

Menarik lebih banyak investasi asing sangat penting jika Arab Saudi ingin mewujudkan visinya bebas dari ketergantungan pada minyak.  Saudi menargetkan sumbangan sektor swasta yang saat ini sebesar 40% akan tumbuh menjadi 65% dari PDB tahun 2030.

"Kami ingin mendorong investasi lokal, mendorong investasi langsung asing. Kunjungan para CEO jelas merupakan salah satu cara menunjukkan peluang di Arab Saudi, dan kami memiliki banyak peluang yang dapat dimanfaatkan perusahaan AS," kata Al-Jaadan.

Arab Saudi baru saja meluncurkan perusahaan manufaktur militer baru yang akan menyumbang 14 miliar riyal (US$ 3,7 miliar) untuk PDB pada tahun 2030. Untuk mencapai  target itu, perusahaan tersebut akan bekerja sama dengan mitra lokal dan internasional.

Salah satu perusahaan internasional yang sudah bermitra dengan saudi adalah SoftBank. Perusahaan teknologi Jepang ini telah meluncurkan dana investasi senilai US$ 100 miliar dengan Arab Saudi. Kerajaan Saudi telah berkomitmen berinvestasi US$ 45 miliar dalam perusahaan dana investasi tersebut.

Desember lalu, pendiri dan CEO SoftBank Masayoshi Son telah berjanji kepada Trump, pihaknya akan menginvestasikan US$ 50 miliar di ke AS.  Kepada Wall Street Journal, Masayoshi menyatakan, dana tersebut akan berasal dari dana investasi SoftBank-Saudi yang baru.


Reporter Mesti Sinaga
Editor Mesti Sinaga

HUBUNGAN AMERIKA-ARAB SAUDI

Feedback   ↑ x