kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.094   52,44   0,87%
  • KOMPAS100 801   10,39   1,32%
  • LQ45 608   8,10   1,35%
  • ISSI 210   0,50   0,24%
  • IDX30 343   4,41   1,30%
  • IDXHIDIV20 428   5,84   1,38%
  • IDX80 91   1,22   1,35%
  • IDXV30 117   1,49   1,29%
  • IDXQ30 110   1,55   1,42%

AC Milan merugi lagi di 2015


Jumat, 29 April 2016 / 10:33 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Adi Wikanto

Milan. AC Milan masih belum keluar dari bayang-bayang kerugian. Klub yang dimiliki oleh mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi ini mengumumkan kerugian dari € 89,3 juta. Di tahun 2014 sebelumnya, tim yang pernah menjuarai Champions League selama tujuh kali ini juga mengalami kerugian € 91.3 juta.

Salah satu penyebab kerugian adalah membengkaknya pembelian beberapa pemain seperti Alessio Romagnoli, Carlos Bacca, Luiz Adriano dan Andrea Bertolacci. Biaya untuk menggaet pemain-pemain ini lebih dari € 80 juta. Sayangnya pembelian pemain ini tak bisa mengangkat prestasi klub yang masih tercecer di posisi enam Serie A Italia.

"Milan mengumumkan kerugian sebesar € 89,3 juta selama tahun keuangan 2015 pada pertemuan pemegang saham Kamis di Casa Milan " demikian pernyataan di situs resmi klub berbunyi seperti dikutip situs Goal.com.

CEO AC Milan Adriano Galliani masih optimistis memimpin klub ini. Ia banyak berharap pemasukan dari Proyek Stadion Casa Milan. "Sebuah stadion yang dimiliki tetap menjadi salah satu tujuan strategis . Biaya yang berkaitan dengan San Siro meliputi pembangunan kembali stadion yang akan memungkinkan kita untuk menjadi tuan rumah final Liga Champions, " ujarnya.

Selain mencari keuntungan, Milan sendiri masih terus menunggu kedatangan investor untuk menyelamat Rossoneri, julukan klub AC Milan ini.

Kabarnya AC Milan sedang diincar oleh seorang investor China. Dikabarkan, investor China itu bakalan mendekap saham hingga 70%. Jika tidak ada aral melintang, Juni nanti akuisisi tersebut akan rampung.

Sayang, investor asal China tersebut masih belum jelas. Hanya saja sumber dari kantor berita Bloomberg yang mengetahui transaksi itu mengatakan, investor China tersebut memiliki bisnis energi terbarukan dan juga media. Kabar itu dibenarkan Berlusconi Fininvest SpA.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×