kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.945   34,00   0,19%
  • IDX 6.372   37,26   0,59%
  • KOMPAS100 838   2,32   0,28%
  • LQ45 632   -0,61   -0,10%
  • ISSI 220   2,50   1,15%
  • IDX30 355   -1,15   -0,32%
  • IDXHIDIV20 437   -3,86   -0,88%
  • IDX80 95   0,28   0,29%
  • IDXV30 119   0,32   0,27%
  • IDXQ30 113   -0,88   -0,77%

April, Saudi Aramco bakal kerek produksi minyak hingga 12,3 juta barel


Selasa, 10 Maret 2020 / 16:57 WIB
ILUSTRASI. Saudi Aramco akan kerek produksinya minyak jadi 12,3 juta barel per hari mulai April


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Rencana Arab Saudi untuk membanjiri pasar dengan minyak mendekati kenyataan. Pada Selasa (10/3), CEO Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan, akan meningkatkan pasokan minyak mentahnya, yang meliputi minyak kepada pelanggannya untuk di dalam negeri dan luar negeri, menjadi 12,3 juta barel per hari (bph) pada bulan April. 

Pasokan minyak mentah April akan menjadi "300.000 barel per hari di atas kapasitas berkelanjutan maksimum perusahaan yang sebanyak 12 juta barel per hari," kata Nasser dalam sebuah pernyataan yang diterima oleh Reuters.

Dia menambahkan, perusahaan telah setuju dengan permintaan pelanggan untuk menyediakan volume tersebut mulai 1 April mendatang.

Baca Juga: Analis: Perang harga membuat tren bearish menyelimuti minyak

Pasokan ke pasar dari produksi mungkin berbeda tergantung pada pergerakan minyak yang masuk dan keluar penyimpanan.

Kenaikan produksi minyak yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dilakukan menyusul gagalnya pembicaraan antara OPEC dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+. 

Seperti diketahui, pada 5-6 Maret lalu, para anggota OPEC+ bertemu untuk membahas untuk memperluas upaya pemangkasan produksi guna mengerek harga minyak.  

Tiga tahun kerja sama di antara produsen OPEC+ berakhir begitu saja setelah Moskow menolak untuk mendukung pengurangan produksi yang lebih dalam untuk mendukung harga yang terkena wabah virus corona. 

OPEC pun merespon dengan menghapus semua batasan pada outputnya sendiri.

OPEC + telah secara efektif memangkas produksi sebesar 2,1 juta barel per hari yang dipimpin oleh Arab Saudi, yang telah mengurangi produksinya lebih dari yang disepakati.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×