kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Awas, iPhone palsu bertebaran!


Kamis, 29 September 2011 / 10:00 WIB
ILUSTRASI. Presiden terpilih AS Joe Biden akan mengumumkan pengangkatan pertama kabinetnya pada Selasa (24/11/2020). REUTERS/Kevin Lamarque 


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

SHANGHAI. Produk iPhone palsu kini bertebaran di pasar gelap dan internet. Baru-baru ini, polisi China telah menahan lima orang yang diduga membuat dan menjual iPhone palsu.

Gerombolan ini diduga telah membeli komponen ponsel iPhone itu dari Guandong, kota selatan China dan kemudian merakitnya di sebuah apartemen di Shanghai. Dalam penggerebekan itu, polisi China menemukan 200 iPhone palsu.

Yang menarik, iPhone palsu ini menggunakan sebagian komponen yang sama dengan buatan Apple Inc. Fungsi dalam iPhone palsu ini pun sama dengan yang asli. Cuma, masa pemakaian baterainya lebih pendek. "Sangat sulit bagi konsumen untuk membedakan mana yang palsu dan yang asli," kata seorang penyidik.

IPhone palsu dengan biaya produksi sebesar US$ 313 ini ditawarkan di pasar gelap dan internet dengan harga lebih murah ketimbang aslinya. Harganya kira-kira sekitar 4.000 yuan atau sekitar US$ 626 per unit.

Apple Inc. sendiri bungkam dengan kasus ini.

Yang jelas, kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran hak kekayaan intelektual yang dilakukan di China. Raksasa Asia ini telah berulangkali dikritik atas merebaknya pelanggaran hak kekayaan intelektual.

Banyak pembajakan hak kekayaan intelektual atas merek-merek terkenal. Barang-barang bajakan itu sangat gampang ditemui di toko-toko di kota besar.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×