kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bankir tolak usul ECB


Jumat, 04 Juli 2014 / 07:45 WIB
Pasca The Fed Kerek Suku Bunga 25 Bps, Saham-Saham Ini Menarik Dikoleksi


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

Brussels. Rencana Bank Sentral Eropa (ECB) mengetatkan aturan main perbankan Eropa bakal menemui rintangan. Coba lihat hasil survei terbaru ECB. Survei terhadap sejumlah bankir di Benua Biru itu menunjukkan keberatan bankir terhadap aturan pemisahan aset dari bisnis inti bank.

Lebih rinci, bankir Eropa menolak proposal ECB tentang pemisahan unit bisnis trading dari bisnis inti bank. Dalam survei itu, bankir menyimpulkan, pemisahan aset berdampak pada kekeringan likuiditas. "Pemisahan aset memperburuk kondisi perbankan," tulis kesimpulan survei ECB seperti dikutip Bloomberg, Kamis (3/7).

Saat ini, ECB tengah menggodok aturan main tentang pemisahan aset trading untuk meminimalisir risiko sistemik perbankan, seperti yang terjadi pada krisis finansial tahun 2008 silam. Inti aturan main ECB tersebut, sekitar 30 kegiatan atau aset yang tergolong trading, harus dipisahkan dari aset bisnis inti bank. "Bank tidak otomatis memisahkan aset trading. Keputusan ditentukan oleh hasil pemeriksaan ECB," ujar Michel Barnier, Kepala Finansial ECB.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×