kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Berita duka, Jepang laporkan kematian pertama pasien virus corona


Kamis, 13 Februari 2020 / 21:02 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita mengenakan masker berjalan melewati papan pemberitahuan karantina tentang wabah virus corona di Wuhan, China, di ruang kedatangan Bandara Haneda di Tokyo, Jepang, 20 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Seorang wanita berusia 80-an jadi orang pertama dengan COVID-19 yang meninggal di Jepang. Tapi, Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato memperingatkan, belum jelas apakah virus corona yang menyebabkan kematiannya.

"Hubungan antara virus corona baru dan kematian orang itu masih belum jelas," kata Kato dalam konferensi pers Kamis (13/2) tengah malam di Tokyo. Tapi, "Ini adalah kematian pertama seseorang yang dites positif (COVID-19)".

Melansir Channelnewsasia.com, Kato mengatakan, perempuan yang tinggal di Prefektur Kanagawa itu mengalami gejala pada 22 Januari dan menjalani perawatan di rumahsakit sejak 1 Februari lalu.

Baca Juga: Delapan lagi terjangkit virus corona, total kasus di Singapura jadi 58

"Dia dicurigai terinfeksi virus corona baru sehingga pengujian dilakukan. Namun, hasil tes positifnya baru terkonfirmasi setelah kematiannya," ungkap Menteri Kesehatan Jepang.

Kasus kematian ini muncul ketika Jepang sedang menangani lebih dari 200 infeksi yang terkonfirmasi dari kapal pesiar yang tengah menjalani karantina dan berlabuh di lepas pantai negeri matahari terbit sejak awal Februari.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×