kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,72   -19,77   -2.14%
  • EMAS1.319.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Buka rute baru, maskapai rajin belanja pesawat


Kamis, 13 Juli 2017 / 07:59 WIB
Buka rute baru, maskapai rajin belanja pesawat


Reporter: Tane Hadiyantono, Tantyo Prasetya | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Jumlah pengguna  pesawat udara cenderung meningkat saban tahun. Moda transportasi ini banyak diminati, karena cepat dan tarif relatif terjangkau. 

Maka, sejumlah maskapai rajin membeli pesawat untuk meningkatkan daya angkut mereka plus membuka rute baru. Salah satunya adalah maskapai Lion Air.  "Lion Air Group telah memesan  408 pesawat jenis Boeing 737  dan sebanyak 218 pesawat adalah tipe Boieng 737 Max -8  yang akan diterima hingga tahun 2030," sebut Andy M Saladin, Public Relations Manager Lion Air Group kepada KONTAN, pekan lalu.

Adapun harga satu unit pesawat tersebut senilai US$  70 juta- US$ 80 juta. Andy bilang, pengadaan pesawat baru tersebut untuk kebutuhan penambahan rute penerbangan domestik maupun internasional. "Di rute internasional, kami akan melakukan penerbangan langsung  ke beberapa kota di China," ungkapnya.

Memang, Lion Air dan Batik Air terus memperluas jaringan bisnis dengan membuka akses ke beberapa kota dari Pontianak melalui Bandar Udara Supadio. Beberapa kota yang akan dihubungkan adalah Makassar, Medan dan Semarang. 

Sementara pada 4 Juli 2017 lalu, Lion Air kedatangan armada barunya. Yaitu pesawat Boeing 737 Max-8 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. 

Andy menambahkan, sebanyak 8 unit Boeing 737 Max-8 akan tiba sepanjang tahun 2017. Sebanyak tiga unit untuk Batik Air di Malaysia dan lima unit untuk mendukung operasional Lion Air di Indonesia.

Saat ini, Lion Air mengoperasikan 113 pesawat yang terdiri dari Boeing 737-800/ 900 ER/ MAX-8 dan juga Airbus A320-300. Setiap hari, Lion Air mengudara dengan frekuensi penerbangan sebanyak 630 penerbangan menuju 44 destinasi baik domestik maupun internasional.

Setali tiga uang dengan maskapai penerbangan low cost carrier atawa LCC, PT Citilink Indonesia, yang terus menambah armada. Anak perusahaan PT Garuda Indonesia ini sudah membeli 25 pesawat jenis Airbus A320, yang akan sampai di Tanah Air pada tahun 2020 mendatang.

Tahun ini, akan ada satu pesawat lagi yang akan datang, yakni pada Oktober nanti. Sehingga total pesawat yang dimiliki Citilink menjadi sebanyak 50 armada."Pesawat ke-50 akan datang Oktober 2017," kata Vice President Corporate Communication PT Citilink Indonesia Benny S Butarbutar kepada KONTAN, Rabu (12/7).

Dengan tambahan armada tersebut, Citilink berharap, mampu menambah rute dan frekuensi penerbangan yang dilayani perseroan ini. Hingga saat ini, Citilink melayani penerbangan ke-29 kota dengan jumlah 240 frekuensi penerbangan dalam sehari.

Benny menjelaskan, upaya Citilink terus berekspansi ke wilayah timur Indonesia diwujudkan dengan membuka rute baru penerbangan dari Jakarta menuju Kendari, Sulawesi Tenggara yang mulai beroperasi 16 Juni 2017. 

Rencananya, rute menuju wilayah Sulawesi lainnya juga akan dibuka pada bulan Juli ini. "Juli ini buka rute ke Gorontalo dan rencananya bulan depan ke Ambon," terang Benny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
EVolution Seminar Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP)

[X]
×