kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.708   0,00   0,00%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Buruh General Motor mogok


Kamis, 10 Juli 2014 / 06:03 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah kecapi untuk kesehatan.


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

SEOUL. Serikat Pekerja General Motors (GM) Korea Selatan (Korsel) sepakat melangsungkan aksi mogok kerja karena tidak mencapai kesepakatan dengan manajemen. Sebab, tuntutan ribuan buruh GM tentang kenaikan upah belum disetujui manajemen GM.

Alasan manajemen, laba GM sedang tertekan akibat penguatan nilai tukar won terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Jurubicara persatuan buruh GM Korsel mengatakan, kesepakatan mogok kerja dipilih oleh 69% dari total 14.016 buruh.

Mogok kerja pekerja GM merupakan aksi protes tahunan selama empat tahun terakhir. "Voting buruh bukan berarti langsung mogok kerja. Manajemen dan buruh berkomitmen untuk mencapai kesepakatan kerja yang adil," ujar Jurubicara GM Korsel, Rabu (9/7).

Buruh GM juga menuntut kenaikan produksi untuk menghindari pengurangan karyawan (PHK), pasca kebijakan menghentikan produksi Chevrolet di pabrik Korsel pada tahun 2015.




TERBARU

[X]
×