kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45749,52   23,69   3.26%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Cegah Covid-19, Inggris terbitkan UU Darurat batasi pertemuan massal


Sabtu, 14 Maret 2020 / 15:06 WIB
Cegah Covid-19, Inggris terbitkan UU Darurat batasi pertemuan massal
ILUSTRASI. Orang-orang mengenakan masker melintasi Westminster Bridge di London, Inggris, 11 Maret 2020. REUTERS/Henry Nicholls

Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - LONDON. Minggu depan Pemerintah Inggris akan memperkenalkan undang-undang darurat untuk melarang pertemuan massal dalam upaya untuk mengekang wabah virus coronavirus, sebuah eskalasi dari rencana krisis yang menurut para kritikus terlalu santai.

Reuters melaporkan, Perdana Menteri Boris Johnson sejauh ini menolak tekanan mengambil beberapa langkah ketat yang diadopsi oleh negara-negara Eropa lainnya untuk memperlambat penyebaran virus.

Baca Juga: Seperti Monas, Menara Eiffel di Paris menutup kunjungan pelancong

Tetapi pada hari Jumat, Liga Premier sepak bola Inggris menangguhkan semua pertandingan sampai 4 April dan acara lainnya seperti London Marathon ditunda oleh penyelenggara mereka.

"Kami telah menyusun undang-undang darurat untuk memberikan pemerintah kekuatan yang diperlukan untuk menangani virus corona, termasuk kekuasaan untuk menghentikan pertemuan massal dan memberi kompensasi kepada organisasi," kata satu sumber pemerintah.

"Kami akan menerbitkan undang-undang ini minggu depan."

Baca Juga: Jumlah pasien sembuh di Korea Selatan dua kali lipat daripada infeksi baru corona

Media Inggris mengatakan larangan pertemuan massa bisa mulai berlaku akhir pekan depan dan dapat memengaruhi acara-acara seperti festival musik Glastonbury, kejuaraan tenis Wimbledon, dan pacuan kuda Grand National.



TERBARU

[X]
×