Sumber: money.cnn | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
NEW YORK. CEO Twitter Dick Costolo mengambil keputusan yang mengejutkan dengan mengumumkan pengunduran dirinya.
Memang, dalam beberapa tahun terakhir, banyak pihak di Wall Street yang menyerukan agar Costolo segera meletakkan jabatannya akibat performa kinerja yang mengecewakan. Misalnya saja terkait penambahan jumlah anggota yang stagnan dan laba dari produknya yang menurun.
"Saya sangat bangga dengan tim Twitter dan seluruh tim sudah berhasil mencapai kesuksesan dalam enam tahun kepemimpinan saya," jelas Costolo dalam pernyataan mengenai pengunduran dirinya.
Langkah ini diambil Costolo secara sukarela. Artinya, Costolo tidak akan menerima pesangon apapun saat dia mencopot jabatannya per 1 JUli mendatang. Dia juga akan kehilangan opsi saham yang dimilikinya.
Dalam sebuah telepon konferensi yang mendiskusikan mengenai transisi kepemimpinan di Twitter, Costolo mengatakan dirinya masih merundingkan dengan jajaran direksi yang lain. Selain itu, dia juga menegaskan masih tergabung dalam dewan direksi Twitter.
Sebagai pengganti, jajaran direksi Twitter menunjuk co-founder Twitter Jack Dorsey sebagai CEO sementara hingga mereka mendapatkan pengganti yang tepat. Dorsey tidak akan menerima sejumlah kompensasi dan dia masih akan tetap menjabat sebagai CEO Square, startup pembayaran secara online dan mobile.
Di bawah kepemimpinan Costolo, Twitter berupaya membujuk investor dan analis bahwa akan ada inovasi baru yang akan mereka keluarkan. Tapi sepertinya upaya tersebut tidak cukup cepat dan cukup besar untuk membuat sebuah perubahan.
Kabar mengenai pengunduran diri Costolo mendapat sambutan baik dari pasar. Terbukti, saham Twitter langsung melejit hingga 8% pasca penutupan perdagangan kemarin.













