kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

China bangun sistem latihan militer baru, perkuat kemampuan memenangkan perang


Senin, 22 Februari 2021 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Tank ringan VT5 milik Angkatan Darat China. Militer China membangun sistem pelatihan baru yang akan memperkuat kemampuan untuk memenangkan perang.


Sumber: Global Times | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China mengumumkan pada Sabtu, 20 Februari, mereka akan membangun sistem pelatihan baru yang akan meningkatkan latihan militer dalam segala hal, memperkuat kemampuan untuk memenangkan perang.

Bukan cuma itu, sistem pelatihan baru tersebut bisa membangun militer China menjadi militer kelas dunia.

Disetujui oleh Presiden Xi Jinping yang juga Ketua Komisi Militer Pusat (CMC), China mengeluarkan keputusan untuk mengembangkan sistem pelatihan militer jenis baru, Xinhua melaporkan seperti dilansir Global Times.

Keputusan itu menekankan upaya untuk mempercepat pembentukan sistem pelatihan guna meningkatkan latihan militer dalam segala hal, sekaligus memperkuat kemampuan memenangkan perang.

Baca Juga: Ketegangan regional mendidih, Beijing dirikan pangkalan militer besar-besaran!

Dengan begitu, bisa membangun Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menjadi angkatan bersenjata kelas dunia.

Keputusan tersebut juga menggarisbawahi pelatihan berorientasi pertempuran, mengeksplorasi paradigma latihan baru, dan meningkatkan manajemen operasi pelatihan serta kondisi pendukungnya, Xinhua menyebutkan.

Latihan militer adalah perang nyata

Mengutip laporan PLA Daily, Global Times melaporkan, keputusan CMC itu meminta militer China untuk berlatih seolah-olah latihan militer adalah perang nyata.

Keputusan CMC tersebut juga mendorong peningkatan latihan militer bersama dan dengan teknologi, mengikuti pola dan hukum pelatihan, serta memenangkan perang.

Baca Juga: Taiwan ganti menteri pertahanan, bertugas merencanakan perang asimetris versus China




TERBARU

[X]
×