CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

China Sebut Kesepakatan Dagang Hasil Kunjungan Trump Masih Tahap Awal


Sabtu, 16 Mei 2026 / 22:23 WIB
China Sebut Kesepakatan Dagang Hasil Kunjungan Trump Masih Tahap Awal
ILUSTRASI. CHINA-US-DIPLOMACY (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah China menyebut sejumlah kesepakatan perdagangan yang diumumkan dalam kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke China pekan ini masih bersifat awal atau preliminary.

Melansir Reuters, Kementerian Perdagangan China pada Sabtu (16/5/2026) menyatakan pembahasan mengenai detail teknis berbagai kesepakatan, termasuk tarif, perdagangan pertanian hingga pembelian pesawat, masih terus berlangsung.

Baca Juga: Xi Jinping Jamu Putin di Beijing: Pertegas Aliansi Hadapi Tekanan Geopolitik Global

Trump meninggalkan Beijing pada Jumat (15/5) setelah melakukan pembicaraan selama dua hari dengan Presiden China Xi Jinping.

Pertemuan tersebut diwarnai seremoni besar dan pernyataan hangat kedua pemimpin, namun minim rincian konkret terkait hasil kerja sama perdagangan dan investasi.

Dalam pernyataan resmi di situs kementerian, China mengatakan kedua negara sepakat membentuk dewan investasi dan dewan perdagangan guna merundingkan pengurangan tarif timbal balik untuk produk-produk tertentu.

Selain itu, kedua pihak juga membahas kemungkinan penurunan tarif yang lebih luas untuk sejumlah barang, termasuk produk pertanian.

Di sektor pertanian, Beijing menyebut kedua negara akan bekerja sama menyelesaikan hambatan non-tarif dan persoalan akses pasar.

Baca Juga: Trump Klaim Xi Sepakat Iran Harus Buka Selat Hormuz, China Minta Perang Diakhiri

Pemerintah AS disebut akan membantu menyelesaikan sejumlah isu yang selama ini menjadi perhatian China, termasuk penahanan otomatis produk susu dan hasil perikanan asal China, ekspor bonsai dengan media tanam ke AS, serta pengakuan Provinsi Shandong sebagai wilayah bebas flu burung.

Sebaliknya, China juga akan membantu menyelesaikan kekhawatiran AS terkait registrasi fasilitas daging sapi dan ekspor daging unggas dari beberapa negara bagian AS ke China.

Namun demikian, Kementerian Perdagangan China tidak menjelaskan perusahaan yang terlibat maupun rincian volume, nilai transaksi, dan jadwal pelaksanaan kesepakatan tersebut.

Pernyataan ini menjadi penjelasan resmi pertama dari China mengenai hasil pembicaraan dagang pekan ini di Beijing dan Seoul, di tengah munculnya pertanyaan mengenai capaian konkret dari kunjungan kenegaraan pertama Trump ke China dalam hampir satu dekade terakhir.

Trump sebelumnya mengatakan China setuju membeli 200 pesawat buatan Boeing. Namun sejumlah analis mempertanyakan belum adanya jadwal maupun rincian implementasi kesepakatan tersebut.

Baca Juga: Taiwan Dorong Kepastian Senjata AS di Tengah Pernyataan Trump Usai Bertemu Xi Jinping

Kementerian Perdagangan China mengonfirmasi adanya pembahasan terkait pembelian pesawat AS oleh China, termasuk jaminan pasokan mesin pesawat dan suku cadang dari AS ke China.

Meski demikian, pemerintah China menegaskan seluruh detail perjanjian masih terus dinegosiasikan dan akan difinalisasi “sesegera mungkin.”


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×