kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.960   33,00   0,18%
  • IDX 5.864   -79,24   -1,33%
  • KOMPAS100 761   -9,05   -1,18%
  • LQ45 590   -4,50   -0,76%
  • ISSI 201   -3,89   -1,90%
  • IDX30 329   -2,36   -0,71%
  • IDXHIDIV20 423   -1,46   -0,34%
  • IDX80 87   -0,86   -0,97%
  • IDXV30 116   -0,59   -0,51%
  • IDXQ30 108   -0,38   -0,35%

China siap produksi massal vaksin COVID-19 berbasis mRNA, ini keunggulannya


Kamis, 09 September 2021 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Warga memberikan formulir untuk mendapat vaksin COVID-19 di Distrik Chaoyang, Beijing, China, Minggu (3/1/2021). vaksin mRNA bertajuk ARcoVax akan diproduksi massal di pabrik dengan investasi 520 juta yuan. cnsphoto via REUTERS


Sumber: Global Times | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Fasilitas produksi vaksin COVID-19 berbasis mRNA pertama China siap beroperasi pada Oktober nanti. Pabrik ini terletak di Provinsi Yunnan dengan kapasitas 200 juta dosis per tahun.

Dikembangkan bersama oleh Akademi Ilmu Kedokteran Militer, Suzhou ABOGEN, dan Yunnan Walvax Biotechnology Co, vaksin mRNA bertajuk ARcoVax itu akan diproduksi massal di pabrik dengan investasi 520 juta yuan.

Mengutip Global Times, dibandingkan dengan vaksin mRNA yang dikembangkan AS dan Jerman, China mengklaim, ARcoVax jauh lebih aman karena pemilihan target antigen vaksin lebih tepat dan antibodi penetral yang diinduksi lebih tinggi.

Biaya penyimpanan ARcoVax juga lebih murah ketimbang vaksin mRNA buatan AS dan Jerman. Sebab, mengadopsi satu paket injeksi tunggal dan bisa disimpan pada suhu kamar selama seminggu atau suhu 4 derajat Celcius untuk waktu yang lama.

Dan, vaksin mRNA buatan China memiliki tingkat perlindungan 95%.

Selanjutnya: Ini dia negara pertama di dunia yang lakukan vaksinasi anak-anak usia 2 tahun




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×