kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Christine Lagarde Berpeluang Pimpin World Economic Forum pada 2027


Minggu, 23 Agustus 2026 / 15:37 WIB
Christine Lagarde Berpeluang Pimpin World Economic Forum pada 2027
ILUSTRASI. Christine Lagarde (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Sumber: Reuters | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID – ZURICH. Christine Lagarde, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), berpeluang menjadi Presiden World Economic Forum (WEF) pada 2027. Nama Lagarde mencuat dalam proses pergantian kepemimpinan organisasi yang dikenal lewat pertemuan tahunan di Davos, Swiss.

Mengutip Reuters, Minggu (23/8), surat kabar Swiss Neue Zürcher Zeitung (NZZ) melaporkan Lagarde disebut sebagai salah satu kandidat potensial untuk memimpin WEF. Dalam rapat dewan WEF di dekat Jenewa pekan ini, Lagarde juga dikabarkan menyatakan dirinya siap mengambil peran tersebut.

Saat ini, WEF dipimpin bersama oleh Wakil Ketua Roche André Hoffmann dan CEO BlackRock Larry Fink. Keduanya menjalankan kepemimpinan sementara setelah pendiri WEF Klaus Schwab mundur pada 2025.

Dewan WEF yang beranggotakan 28 orang belum menetapkan waktu pasti pergantian kepemimpinan. Namun, ada kesepakatan bahwa Fink dan Hoffmann masih akan memimpin pertemuan tahunan WEF di Davos pada Januari 2027.

Baca Juga: Vietnam Perketat Bea Cukai, Barang Palsu Jadi Sasaran Utama

Lagarde sendiri telah menjadi anggota dewan WEF selama beberapa periode. Jika ditunjuk, ia akan mengambil alih kepemimpinan WEF setelah pertemuan Davos 2027.

Posisi tersebut akan menjadi perubahan besar bagi Lagarde yang saat ini memimpin ECB. Masa jabatan delapan tahunnya sebagai Presiden ECB dijadwalkan berakhir pada akhir Oktober 2027.

Sebelumnya, Lagarde menyatakan ingin menyelesaikan masa jabatannya di ECB. Pernyataan itu muncul setelah sebelumnya beredar spekulasi bahwa ia akan meninggalkan ECB lebih cepat untuk memimpin WEF.

WEF belum memberikan tanggapan atas laporan mengenai kemungkinan Lagarde menjadi pemimpin organisasi tersebut.

Baca Juga: Australia Konfirmasi Kasus Pertama H5N1 di Mamalia, Wabah Flu Burung Makin Meluas




TERBARU

[X]
×