kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Christy Walton: Mengurangi aktivitas pekerjaan untuk kegiatan amal (3)


Jumat, 23 September 2011 / 07:32 WIB
ILUSTRASI. Uang simpanan di Bank Maybank Rp 72 juta hilang, nasabah ini lapor ke polisi. File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD SEARCH GLOBAL BUSINESS 16 OCT FOR ALL IMAGES


Sumber: Harian KONTAN, 18 Juni 2011 | Editor: Catur Ari

Menjadi salah satu orang terkaya dunia tidak membuat Ruth Christy Walton lupa diri dengan masalah sosial. Perempuan yang mewarisi kekayaan suaminya ini berkomitmen menyisihkan keuntungan perusahaan untuk program kemanusian. Selain mengurus kegiatan sosial Wal-Mart dan First Solar, ia juga mendirikan yayasan kemanusiaan. Tahun 2002 sampai 2006, dia telah menyumbang dana lebih dari U$ 35 juta dari total U$ 26,5 miliar kekayaannya.

Christy Walton dikenal sebagai perempuan yang murah hati. Bahkan, ia sering mendapat cibiran akibat keseringan menggunakan waktu untuk aktivitas kemanusiaan. Anggota The Filantropi Roundtable ini kerap meluangkan waktu untuk memberikan motivasi pengembangan diri.

Dia berusaha membantu orang lain, termasuk bantuan pendidikan dan hak politik. Tak cukup sampai di situ, ibu satu putera ini turut membidani pembentukan filantropi di bidang pendidikan, konservasi lingkungan, dan juga keamanan sosial. Minat Christy mengembangkan pendidikan tersalur lewat San Diego Natural History Museum, di mana ia menempati posisi sebagai anggota dewan.

Sejak sang suami, John T. Walton, meninggal dunia, Christy mengurangi aktivitas mengurus perusahaan. Ia hanya menduduki dewan perusahaan dan lebih suka meluangkan waktu untuk kegiatan amal. Menantu kesayangan Sam Walton ini berusaha melupakan cobaan hidup, dengan memberikan santunan dari satu panti asuhan ke panti asuhan lain di Amerika Serikat (AS).

Bahkan, setahun setelah kepergian sang suami, Christy menyerahkan rumah pribadinya untuk Masyarakat Internasional Filantropi berikut sumbangan uang sebesar US$ 4 juta. Dana itu digunakan untuk perbaikan bangunan dan perawatan kesehatan masyarakat berbasis pendidikan serta lingkungan.

Berkat kemurahan hatinya, Christy mendapat julukan sebagai Ratu Wal-Mart yang dermawan. Karena memilih lebih banyak mengabdikan diri untuk kegiatan sosial, pemilik Wal-Mart itu juga ditunjuk mengurus yayasan amal milik keluarga Walton.

Tidak hanya mendukung secara dana, Christy juga berperan memastikan anak-anak berpotensi mendapatkan beasiswa di Universitas Arkansas. Yayasan keluarga Walton juga menghibahkan senilai US$ 1,6 juta untuk beasiswa di kampus itu.

Christy juga menyumbang lebih dari 100.000 organisasi amal di AS. Dia membantu tunawisma, baik masalah pangan maupun pendidikan. Pada setiap kegiatan amal, Christy selalu menyempatkan diri memberi semangat kepada masyarakat agar bisa menjadi lebih baik. Christy juga menularkan semangat "toko masyarakat" kepada Wal-Mart, agar bisa memberi pelayanan maksimal kepada para pelanggan.

Wal-Mart juga berkomitmen memberikan bantuan hingga US$ 2 juta untuk memerangi kelaparan di AS. Saat gempa bumi dan tsunami di Jepang, Wal-Mart ikut membantu senilai US$ 5 juta. Begitu juga ketika gempa bumi dan tsunami di Cile, Wal-Mart turut menyumbang US$ 1,1 juta untuk rekonstruksi.

Mei 2011 lalu, Christy bersama Wal-Mart juga memberikan sumbangan lebih dari US$ 2,4 juta untuk organisasi amal di Washington DC yang fokus memerangi kelaparan. Wal-Mart dan yayasan keluarga Walton juga berkomitmen memberikan bantuan senilai US$ 2 juta lagi sampai tahun 2015 untuk memerangi kelaparan di AS.

Untuk mengenang mendiang suaminya yang pernah menjadi tentara saat perang Vietnam, Christy memprakarsai dukungan Wal-Mart untuk para tentara. Ia mengakui pentingnya peranan militer, veteran termasuk keluarganya. Sebagai perusahaan yang lahir dari latar belakang seorang veteran perang, Wal-Mart berkomitmen merekrut pekerja dari para mantan personel militer.

Wal-Mart juga akan membantu veteran yang ingin mengejar pendidikan. Pada Hari Veteran tahun lalu, Christy mewakili keluarga Walton dan Wal-Mart memberikan bantuan US$ 10 juta untuk penyediaan akses kesehatan dan biaya pendidikan bagi veteran.

(Bersambung)




TERBARU

[X]
×