kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Ini 3 Alasan di Balik Keputusannya


Jumat, 06 November 2026 / 06:40 WIB
Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Ini 3 Alasan di Balik Keputusannya
ILUSTRASI. Cristiano Ronaldo (Dok./REUTERS)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - Cristiano Ronaldo akhirnya mengakhiri perjalanan panjangnya bersama tim nasional Portugal.

Keputusan mengejutkan itu diumumkan pada Kamis (5/11) setelah penyerang berusia 41 tahun tersebut menyampaikan pesan emosional melalui video berdurasi sekitar lima menit.

Pengumuman ini mengejutkan banyak pihak karena Ronaldo sebelumnya masih memiliki ambisi untuk membawa Portugal meraih gelar internasional.

Ronaldo juga sempat diperkirakan masuk dalam skuad Portugal untuk jeda internasional November. Namun, penyerang Al Nassr tersebut justru memutuskan mundur sebelum kesempatan itu tiba.

Ada beberapa hal yang disebut menjadi pendorong terkuat Ronaldo pensiun dari timnas saat ini.

Baca Juga: Ronaldo Kalahkan Messi, Menang Penghargaan BOAT 2026 Lewat Voting Berbayar

1. Ronaldo Merasa Sudah Waktunya Mengakhiri Karier Internasional

Alasan resmi yang disampaikan Ronaldo sebenarnya cukup singkat. Ia hanya menyebut bahwa sekarang merupakan waktu yang tepat untuk mengakhiri perjalanan bersama Portugal.

Pada September 2026, Ronaldo pernah mengakui bahwa dirinya mempertimbangkan pensiun dari timnas setelah Piala Dunia.

Saat itu, ia masih merasa mampu memberikan kontribusi bagi Portugal. Ronaldo bahkan menegaskan akan mengakhiri karier internasional ketika merasa tidak lagi bisa membantu tim.

"Saya masih percaya bahwa saya mampu membantu tim nasional mencapai apa yang mereka inginkan. Saya akan mengakhiri semuanya ketika merasa tidak lagi memberikan kontribusi di sini," ujar Ronaldo, dikutip Sports Illustrated.

Piala Dunia 2026 kemudian menjadi salah satu pertimbangan penting. Ronaldo mencetak tiga gol, tetapi gagal membawa Portugal melangkah melewati babak 16 besar.

Baca Juga: 10 Pesepak Bola dengan Bayaran Tertinggi 2026, Ronaldo dan Messi Teratas

2. Hubungan Ronaldo dan Jorge Jesus Memanas

Faktor lain yang diduga mempercepat keputusan Ronaldo adalah keretakan hubungannya dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus.

Jesus sebelumnya menjadi sosok yang membantu meyakinkan Ronaldo untuk melanjutkan karier internasional.

Namun, hubungan keduanya memburuk setelah insiden dalam jeda internasional September-Oktober 2026.

Perselisihan bermula ketika Ronaldo tidak dimainkan dalam kemenangan 2-1 Portugal atas Norwegia. Ia sempat diminta melakukan pemanasan, tetapi Jesus akhirnya tidak memasukkannya ke lapangan.

Ronaldo disebut merasa kecewa karena menganggap sang pelatih telah mengingkari janji.

Jesus dikabarkan sempat berjanji akan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, tetapi hal tersebut tidak pernah dilakukan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Butuh 15 Gol Lagi untuk Cetak 1.000 Gol Sepanjang Karier

3. Hukuman dari Federasi

Perselisihan dengan Jorge Jesus berlanjut hingga Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal.

Ia merasa kecewa terhadap janji yang menurutnya tidak ditepati oleh sang pelatih.

Akibat tindakannya, Ronaldo menerima hukuman skorsing singkat serta denda yang relatif kecil.

Pelatih tersebut menegaskan bahwa penyerang berusia 41 tahun itu tetap bisa masuk skuad apabila ingin melanjutkan karier internasionalnya.

Penampilan terakhirnya bersama Portugal kemungkinan besar akan tercatat sebagai pertandingan melawan Wales pada 24 September 2026.

Dalam laga tersebut, Ronaldo bermain selama 67 menit tanpa mencetak gol.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Didenda Rp5,17 Juta Akibat Tinggalkan Timnas Portugal




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×