Donald Trump: Kripto berpotensi menjadi bencana yang menunggu untuk terjadi

Rabu, 01 September 2021 | 13:14 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
Donald Trump: Kripto berpotensi menjadi bencana yang menunggu untuk terjadi

ILUSTRASI. Mantan Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat berbicara kepada para pendukungnya selama kampanye Save America di Sarasota Fairgrounds, Florida, AS, Sabtu (3/7/2021). REUTERS/Octavio Jones.


KONTAN.CO.ID - Mantan Presiden AS Donald Trump mengatakan, mata uang kripto "berpotensi menjadi bencana yang menunggu untuk terjadi". Ia bilang, aset kripto “mungkin palsu.” 

Trump berbicara tentang kripto dalam sebuah wawancara dengan Fox Business pada Selasa (31/8). Dia menanggapi pertanyaan tentang apakah dirinya telah mencoba Bitcoin atau kripto lain

Trump segera berkata: “Saya tidak. Saya suka mata uang Amerika Serikat. Saya pikir, yang lain (mata uang kripto) berpotensi menjadi bencana yang menunggu untuk terjadi".

“Saya merasa itu (kripto) merugikan mata uang Amerika Serikat," ujarnya, seperti dikuti Bitcoin.com. “Saya pikir kita harus memperkuat, kita harus investasikan dalam mata uang kita, bukan di kripto”.

“Mereka (kripto) mungkin palsu, siapa yang tahu apa itu,” imbuh Trump. “Mereka tentu saja sesuatu yang tidak banyak diketahui orang”. 

Baca Juga: Kalahkan Bitcoin, harga Dogecoin melonjak 30% pada Agustus

Jadi, "Tidak. Saya bukan penggemar berat (kripto), tegas dia.

Trump selalu menjadi kritikus Bitcoin dan aset kripto lain. Pada Juni lalu, dia menyebutkan, bitcoin “tampak seperti penipuan”.

"Saya tidak menyukainya karena itu adalah mata uang lain yang bersaing dengan dollar. Saya ingin dollar AS menjadi mata uang dunia," kata Trump.

Pada 2019, saat masih menjadi Presiden AS, Trump men-tweet: “Saya bukan penggemar Bitcoin dan kripto lainnya, yang bukan uang, dan yang nilainya sangat fluktuatif dan bisa tiba-tiba menghilang".

"Aset kripto yang tidak diatur bisa memfasilitasi perilaku yang melanggar hukum, termasuk perdagangan narkoba dan aktivitas ilegal lainnya,” tegasnya.

Selanjutnya: IMF: Aset kripto yang diterbitkan secara pribadi seperti Bitcoin punya risiko besar

Editor: S.S. Kurniawan

Terbaru