kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Dorong bisnis startup, India sediakan US$ 1,5 M


Senin, 18 Januari 2016 / 11:49 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Hendra Gunawan

NEW DELHI. India akan menyediakan dana INR 100 miliar atau setara US$ 1,5 miliar untuk mendorong bisnis startup. Dana tersebut disediakan untuk empat tahun. Tak hanya itu, India juga akan memudahkan peraturan bagi pengusaha yang bergerak di bidang tersebut.

Langkah ini dilakukan Perdana Menteri India Narendra Modi untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Nantinya, Modi akan memberi keringanan pajak, seperti pembebasan pajak penghasilan untuk tiga tahun pertama.

Modi juga akan memberi jaminan kredit dan jalur perizinan yang lebih mudah. "Pemerintah seharusnya memang tidak turut campur dalam bisnis startup," ujar Modi seperti dikutip dari Bloomberg.

Modi getol mendorong startup lantaran tak ingin anak muda India hanya mencari pekerjaan, tapi menciptakan lapangan pekerjaan.

Selama ini, kesulitan dari investor pebisnis startup lokal adalah kurangnya keringanan pajak. Karena itu, Menteri Keuangan India Arun Jaitley mengatakan, salah satu upaya pemerintah saat ini adalah mengurangi hambatan yang berasal dari aturan yang rumit.

"Upaya kami selama beberapa tahun terakhir membatasi peran negara sebagai fasilitator," kata dia.




TERBARU

[X]
×