kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dow Jones Teriris 297 Poin


Rabu, 18 Februari 2009 / 08:42 WIB
Dow Jones Teriris 297 Poin


Sumber: AP, USAtoday |

NEW YORK. Saham-saham di Wall Street harus mencebur ke zona merah seiring dengan pemilik modal yang semakin sangsi bahwa pemerintah mampu bangkit dari keterpurukan resesi kali ini dengan cepat.

Para pemilik modal di AS dan di belahan bumi lainnya menyadari bahwa stimulus Presiden Barack Obama senilai US$ 787 miliar bisa melakukan banyak hal, dan resesi bakalan hengkang dari bumi ini.

Hanya saja, kekhawatiran terbesar di Wall Street justru datang dari General Motors dan Chrysler yang kemungkinan tak mampu memenuhi deadline pada hari Selasa kemarin untuk membayar utang miliaran dolar AS dan mencetak laba perusahaan.

Dow Jones industrial average anjlok 297,81 poin, atau 3,8% menjadi 7.552,60.

Indeks acuan lain juga jeblok. Standard & Poors 500 index terjungkal 37,67, atau 4,56%, menjadi 789,17. Nasdaq composite index tersungkur 63,70, atau 4,15%, menjadi 1.470,66.

Hanya 219 saham di New York Stock Exchange yang mumbul, sementara 2.900 lainnya terjerembap. Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 1,6 miliar saham.

Sam Stovall, Chief Investment Strategist untuk Standard & Poors mengatakan bahwa Wall Street kini cemas kalau-kalau GM bakalan bilang tak bisa bertahan tanpa lebih banyak dana talangan lagi. Hal ini akan membuat investor bertanya, "Bagaimana jika kinerja GM merosot?"

Selain itu, pasar juga gamang dengan pemberitaan ekonomi yang mencuat kemarin Selasa. Salah satunya, berita tentang The Fed New York yang membeberkan regional manufacturing index yang menyusut lebih besar dari yang diperhitungkan semula.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×