Reporter: Namira Daufina | Editor: Uji Agung Santosa
SAN JOSE. Penyedia solusi teknologi keamanan internal Dtex Systems melakukan kerja sama dengan tim formula satu serta perusahaan engineering Williams. Lewat kemitraan ini nantinya Dtex akan menjalankan perangkat lunak audit di seluruh lini operasional Williams.
Sebagai awal, Dtex akan membantu memetakan bagaimana pola kerja karyawan dalam penggunaan teknologi informasi. Caranya dengan membuat profil masing-masing karyawan dilihat dari aktivitas pemakaian internet, penggunaan file, aplikasi yang sering digunakan, serta akses ke jaringan perusahaan.
“Menjaga kerahasiaan inovasi Formula Satu dari pesaing dan menjadi semakin penting saat divisi Williams Advanced Engineering menjaga kekayaan intelektual. Proses audit yang proaktif menjadi cara untuk mencegah bocornya data,” kata Graeme Hackland, IT Director Williams, dalam rilisnya Kamis (5/3).
Pasalnya dalam 12 bulan terakhir Williams melakukan transformasi digital. Transformasi ini untuk memastikan bahwa perusahaan menggunakan perangkat lunak yang tepat. Dengan fokus memperkuat teknologi Formula Satu dan pelanggan komersial bahwa Williams akan menjaga kerahasiaan data klien dan hak kekayaan intelektual
“Alasannya sederhana karena Williams Advanced Engineering menekankan nilai tinggi hak kekayaan intelektual yang diciptakan Formula Satu dan diaplikasikan di teknologi dunia nyata. Ini contoh terbaik bagaimana perlindungan hak kekayaan intelektual dapat dicapai di lingkungan berkompetisi tinggi lewat inovasi,” jabar Mohan Koo, Chief Executive Officer Dtex.
Dtex merupakan perusahaan asal Australia yang berpusat di San Jose, Amerika Serikat. Yang sudah berdiri sejak tahun 2000.













