kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Email Pengguna iPad Bocor, FBI Turun Tangan


Jumat, 11 Juni 2010 / 13:19 WIB
Email Pengguna iPad Bocor, FBI Turun Tangan


Reporter: Hari Widowati | Editor: Test Test

SAN FRANSISCO. Federal Bureau of Investigation (FBI) mulai menyelidiki kasus peretasan jaringan nirkabel milik operator seluler AT&T yang menyebabkan bocornya alamat email para pengguna iPad 3G yang dibundel dengan kartu AT&T.

“FBI mewaspadai adanya kemungkinan peretasan komputer dan kami membuka penyelidikan untuk menghadapi ancaman kejahatan internet ini," kata Juru Bicara FBI Lindsay Godwin, Kamis (10/6).

Sebuah perusahaan keamanan internet Goatse Security mengatakan, Goatse bisa mendapatkan alamat email para pengguna iPad 3G melalui sebuah program yang ada di situs AT&T. Goatse Security kemudian melaporkan daftar alamat email yang bocor itu kepada sebuah situs milik Gawker Media.

Di dalam daftar alamat email tersebut terdapat alamat email Wakil Direktur Utama New York Times Co., Janet Robinson dan alamat email Walikota New York Michael Bloomberg. Ada sekitar 114.000 alamat email pengguna iPad yang bocor di situs AT&T. Selain nama Robinson dan Bloomberg, terdapat nama anggota militer AS, nama para eksekutif di perusahaan media, teknologi, dan keuangan.

Analis Keamanan Internet Goatse Security Escher Auernheimer mengatakan, daftar alamat email tersebut diserahkan kepada Gawker Media dengan syarat Gawker Media tidak boleh mempublikasikannya. "Tindakan yang kami lakukan semata-mata dilandasi niat baik," kata Auernheimer.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada agen FBI yang meminta keterangan dari perusahaannya dalam kasus ini. "Kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan tidak ada orang yang dirugikan oleh data yang kami miliki," imbuhnya.

AT&T yang merupakan operator seluler terbesar kedua di AS mengaku akan segera membenahi kelemahan sistemnya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×