kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

FDA menyetujui perpanjangan waktu simpan vaksin COVID-19 produksi Johnson & Johnson


Kamis, 29 Juli 2021 / 09:14 WIB
ILUSTRASI. Johnson & Johnson


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan pengawasan Makanan & Obat-obatan AS (FDA) memperpanjang masa simpan untuk vaksin COVID-19 sekali pakai Johnson & Johnson menjadi enam bulan dari empat setengah bulan, kata perusahaan itu Rabu malam.

Keputusan FDA didasarkan pada data dari studi yang sedang berlangsung, yang menunjukkan vaksin stabil pada enam bulan ketika didinginkan pada 2 hingga 8 derajat Celcius (36-46 derajat Fahrenheit), kata produsen obat itu.

Baca Juga: Indonesia Melobi Arab Saudi Soal Syarat Vaksin Jemaah Umrah

Dalam sebuah surat kepada perusahaan, FDA mengatakan telah menyelesaikan peninjauan data yang diberikan oleh J&J, dan berdasarkan informasi yang disampaikan, itu setuju dengan perpanjangan 

Badan tersebut juga mengatakan perpanjangan itu berlaku untuk batch yang mungkin telah kedaluwarsa sebelum penerbitan surat asalkan disimpan pada suhu yang disarankan.

Selanjutnya: CDC: Hampir 67% wilayah AS mencatat penularan Covid-19 yang substansial dan tinggi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×