Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.125
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Fox sepakat membeli Sky US$ 14,6 miliar

Sabtu, 17 Desember 2016 / 11:07 WIB

Fox sepakat membeli Sky US$ 14,6 miliar

LONDON. Twenty First Century Fox telah mencapai kesepakatan untuk membeli perusahaan televisi berbayar di Eropa, Sky. Nilai akuisisi tersebut mencapai US$ 14,6 miliar.

Fox mengatakan akan membayar sebesar £ 10,75 per saham atau setara dengan £ 11,7 miliar. Dana tersebut untuk membeli 61% saham Sky. Akibatnya, Fox menjadi pengendali saham dari perusahaan yang memiliki 22 juta pelanggan di Inggris, Irlandia, Italia, Jerman, dan Austria.

Sumber Reuters mengatakan, perusahaan media Amerika Serikat bergegas membeli saham Sky setelah Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa pada Juni lalu. Kala itu, poundsterling jatuh 15% terhadap dollar AS.

Harga penawaran Fox, menurut Wall Street Journal, tidak berubah. Tapi Fox mengatakan akan menggunakan skema lain dalam menggandeng Sky, yakni tidak melalui penawaran tender langsung tapi merger. Cara ini dinilai lebih cepat untuk memiliki 100% dari saham target. Sementara itu, penawaran tender langsung memungkinkan Fox untuk berhadapan dengan saham minoritas.

Padahal beberapa pemegang saham memang ada yang tidak setuju atas pengambilalihan saham. Menurut sumber Reuters, empat dari 50 pemegang saham terbesar Sky mengatakan, harga yang ditawarkan Fox masih sangat rendah. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa kepemilikan Fox hanya akan sebesar 39%. Nilai yang harus dibayarkan oleh Fox juga akan turut terpangkas.

"Alasan strategis untuk kombinasi ini jelas," kata Lachlan Murdoch, Ketua CoEksekutif 21st Century Fox dan putra sulung miliarder Rupert Murdoch. Dia mengatakan, memiliki Sky bisa membuat Fox sebagai pemimpin global dalam distribusi yang terintegrasi. Perusahaan ini juga akan memiliki jaringan olahraga dan hiburan yang cukup besar.

Pendanaan

Pemilik Fox, Rupert Murdoch, sejatinya telah berminat untuk meminang Sky sejak lima tahun lalu. Tapi aksi tersebut gagal karena adanya skandal penyadapan telepon.

Fox memang telah mendapatkan dukungan dari direktur independen Sky. Tapi Fox harus tetap mengamankan persetujuan dari regulator Eropa dan Inggris. Karena itu, James Murdoch, Chief Executive Officer Fox, sangat berharap kesepakatan ini akan mendapat izin dari regulator.

Fox akan mendanai akuisisi dari utang dan kas sebesar US$ 10 miliar. Ini akan membuat rasio utang terhadap pendapatan disesuaikan dengan naik empat kali lipat.

Tapi Chief Financial Officer Fox John Nallen, seperti dikutip Wall Street Journal, menegaskan, perusahaan akan tetap menjaga rasio utang dan arus kas. Karena itu, Fox berjanji akan membayar utang secepatnya. Dalam aksi ini, Fox dibantu oleh Deutsche Bank, Centerview Partners, Goldman Sachs dan JP Morgan sebagai penasehat. Sedangkan Sky akan dibantu oleh Morgan Stanley, PJT Partners dan Barclays.    


Reporter: Avanty Nurdiana
Editor: Dupla KS
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0584 || diagnostic_web = 0.3443

Close [X]
×