kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Gempa berkekuatan 7,6 SR mengguncang Kepulauan Kruril Rusia, tak berpotensi tsunami


Rabu, 25 Maret 2020 / 15:32 WIB
Gempa berkekuatan 7,6 SR mengguncang Kepulauan Kruril Rusia, tak berpotensi tsunami
ILUSTRASI. Gempa bumi terbesar di Dunia - Kamchatka Rusia Timur, 5 November 1952 - 9,0 Skala Richter. Sumber foto : batona.net

Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - Gempa bumi tektonik berkkekuatan 7,6 skala richter (SR) mengguncang kepulauan Kruril Rusia, Rabu (25/3).

Guncangan gempa terjadi pada Rabu, 25 Maret 2020 sekitar pukul 09.49.14 WIB wilayah Kepulauan Kuril, Rusia.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam pernyataan tertulisnya menyatakan Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia. Karena itulah BMKG mengimbau kepada masyarakat di sekitar pesisir pantai agar tetap tenang.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

*GEMPA TEKTONIK M 7,6 GUNCANG KEPULAUAN KURIL RUSIA* Hari Rabu, 25 Maret 2020 pukul 09.49.14 WIB wilayah Kepulauan Kuril, Rusia, diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=7,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 48,95 LU dan 157,53 BT, atau tepatnya berlokasi di laut (Samudra Pasifik) pada jarak 198 km arah Tenggara Kep. Kuril Rusia pada kedalaman 49 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Hal analisis mekanisme sumber menunjukkan gempabumi ini dipicu oleh adanya penyesaran naik (thrust fault). Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kepulauan Kuril dan sekitarnya pada skala intensitas V MMI guncangan gempa dirasakan oleh hampir semua penduduk, barang yang tergantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI di wilayah Indonesia, kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang.*** Jakarta, 25 Maret 2020 Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG RAHMAT TRIYONO, ST.,Dipl. Seis., M.Sc. http://bmkg.go.id

A post shared by BMKG (@infobmkg) on

 

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo 7,6 SR.

Adapun episenter gempabumi terletak pada koordinat 48,95 Lintang Utara (LU) dan 157,53 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut (Samudra Pasifik). Lokasi episentrum gempa ini  berjarak sekitar 198 km arah Tenggara Kep. Kuril Rusia. Sementara analisa kedalaman gempa sekitar 49 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, BMKG menyebut gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench).

Hal analisis mekanisme sumber menunjukkan gempabumi ini dipicu oleh adanya penyesaran naik (thrust fault).

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kepulauan Kuril dan sekitarnya pada skala intensitas V MMI. Guncangan gempa juga dirasakan oleh hampir semua penduduk, barang yang tergantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

 

 




TERBARU

[X]
×