kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

GlaxoSmithKline China terjerat Kasus Suap


Selasa, 16 Juli 2013 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. 5 Tips Sederhana untuk Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Gadget


Sumber: Reuters | Editor: Dessy Rosalina

BEIJING. Pemerintah China terus memburu pelanggaran bisnis oleh korporasi global. Paling anyar, raksasa obat asal Inggris, GlaxoSmithKline Plc (GSK) terbukti melakukan praktik suap terhadap otoritas China.

Kepala Investigasi Kejahatan Ekonomi Kementrian Perdagangan China, Gao Feng, mengatakan GSK terbukti menyuap pejabat China dan dokter. Penyuapan GSK melalui lebih dari 700 agen perjalanan dan konsultan. Aksi suap tersebut untuk memuluskan penjualan, sekaligus mengerek harga jual obat.

Otoritas China menemukan, sejak tahun 2007 lalu, GSK telah menyuap senilai CNY 3 miliar atau setara US$ 489 juta. "Kami memiliki bukti cukup bahwa transfer itu suap dan ilegal. Peran agen perjalanan adalah mitra kriminal. GSK berperan sebagai otak transaksi," ujar Gao (15/7).
Saat ini, pihak berwajib China telah menahan sejumlah eksekutif GSK. Di antaranya, Wakil Presiden dan Manajer Operasional GSK Investment Co Ltd, Liang Hong.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×