kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   0,00   0,00%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Harga iPhone Bisa Terus Naik hingga 2030, Pasokan Memori Jadi Masalah


Kamis, 29 Oktober 2026 / 07:26 WIB
Harga iPhone Bisa Terus Naik hingga 2030, Pasokan Memori Jadi Masalah
ILUSTRASI. Penjualan iPhone Duo di Apple Store (REUTERS/Carlos Barria)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Harga produk Apple, termasuk iPhone, berpotensi menghadapi tekanan kenaikan secara konsisten beberapa tahun ke depan.

Kondisi tersebut berkaitan dengan ancaman kekurangan pasokan memori yang diperkirakan masih berlangsung setidaknya sampai 2030.

Peringatan tersebut disampaikan SK Hynix, salah satu pemasok memori penting bagi Apple. 

Perusahaan asal Korea Selatan itu memperkirakan ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan RAM serta memori flash belum akan segera berakhir.

Kondisi ini berpotensi membuat biaya komponen tetap tinggi dan pada akhirnya meningkatkan harga produk elektronik, termasuk iPhone.

Baca Juga: Penjualan iPhone 18 Pro Ungguli iPhone 17 Pro, Pasar China Jadi Kunci

Harga iPhone Berpotensi Naik hingga 2030

SK Hynix memperkirakan struktur pasar dengan permintaan yang lebih tinggi daripada pasokan dapat bertahan hingga 2030.

Mengutip 9to5Mac, produksi memori generasi terbaru menghadapi tingkat kesulitan teknologi yang semakin tinggi. 

Di sisi lain, pembangunan fasilitas produksi baru juga membutuhkan waktu yang panjang.

Dengan kondisi tersebut, perusahaan memperkirakan kekurangan pasokan akan berlangsung dalam jangka menengah hingga panjang.

Jika harga RAM dan memori flash tetap tinggi, produsen perangkat seperti Apple berpotensi menghadapi biaya produksi yang lebih besar.

Apple disebut menjadi salah satu dari 14 pelanggan besar SK Hynix yang telah mengamankan pesanan prioritas untuk mendapatkan pasokan memori.

Apple memang memperoleh kepastian pasokan, tetapi tetap berpotensi membayar lebih mahal jika harga memori meningkat.

Baca Juga: Harga iPhone 18 Pro Termurah di Negara Mana? Ini Daftarnya

Apple Semakin Sulit Menekan Harga

Perusahaan pada Juni lalu mengatakan sedang berusaha melakukan berbagai langkah untuk memitigasi kenaikan harga.

Namun, hingga saat ini, Apple disebut belum berhasil sepenuhnya mengatasi tekanan tersebut.

Jika perkiraan SK Hynix benar dan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan memori bertahan hingga 2030, harga komponen dapat menjadi persoalan jangka panjang bagi produsen perangkat.

Keterbatasan pasokan membuat Apple kemungkinan harus menerima kontrak yang memungkinkan kenaikan harga demi memastikan ketersediaan komponen untuk produk-produknya.

Jika kondisi tersebut terus berlangsung, perusahaan memiliki beberapa pilihan, seperti menyerap kenaikan biaya, mengurangi margin, atau meneruskannya kepada konsumen melalui harga produk yang lebih tinggi.

Baca Juga: Pre-Order iPhone Duo Meledak, Apple Naikkan Produksi hingga 44%


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×