kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Industri Properti Hongkong Rawan Bubble


Selasa, 03 Agustus 2010 / 10:03 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONGKONG. Chief Executive Officer HSBC Holdings Plc Peter Wong menilai, saat ini, industri properti di Hongkong memiliki risiko untuk terjadi bubble jika harganya terus menerus mengalami kenaikan. Menurutnya, harga properti di Hongkong sudah mencapai level tertingginya.

“Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tak mungkin akan menyebabkan bubble,” jelasnya kepada Bloomberg. Saat ini, Pemerintah Hongkong tengah berupaya untuk memangkas harga rumah sebesar 42%. Pasalnya, banyak warga menengah bawah yang tidak mampu membeli rumah.

Berdasarkan data yang dirilis Jones Lang LaSalle Inc, harga rumah di Hongkong kemungkinan akan mengalami kenaikan sebesar 10% di paruh kedua tahun ini jika suku bunga masih saja rendah dan perekonomian tumbuh.




TERBARU

[X]
×