kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi Inggris terlemah dalam 12 tahun


Rabu, 17 Desember 2014 / 08:18 WIB
ILUSTRASI. Ini 6 Cara Mengatasi Mata Lelah Melihat Layar Perangkat./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/06/2021.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Sanny Cicilia

LONDON. Penurunan harga minyak turut menyeret inflasi Inggris ke level terendah dalam 12 tahun terakhir. Consumer Prices Index negeri itu turun ke 1% pada bulan November 2014 dari bulan sebelumnya 1,3%. 

Kantor Statistik Nasional Inggris menyebut, penurunan harga bahan bakar menyebabkan biaya bepergian lewat darat dan udara turun. Harga bensin di Inggris turun 5,9% pada November 2014. Harga pangan pun turun 1,7% karena perang harga supermarket. 

Angka inflasi menjelang akhir tahun ini jauh lebih rendah ketimbang beberapa bulan pertama tahun ini. Inflasi mencapai angka tertinggi 1,9% pada bulan Juni lalu. Padahal, bank sentral menargetkan inflasi sebesar 2%.

Ben Brettell, ekonom Hargreaves Lansdown menilai, meski inflasi jauh di bawah target, bank sentral tidak akan khawatir. "Ini melonggarkan tekanan bagi anggaran rumah tangga dan mendorong belanja konsumen," kata Brettell kepada BBC.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×