kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Ini dia kemampuan INR Vikrant, kapal induk terbaru buatan India


Minggu, 06 Desember 2020 / 13:15 WIB


Sumber: Naval News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - KOCHI. Kabar baik datang dari Kementerian Pertahanan India. Direktorat Humas mengumumkan bahwa uji coba tahap awal dari kapal induk India, INS Vikrant, telah berhasil dilakukan.

Melalui akun Twitter resmi Defense Public Relation Officer untuk Kerala yang ada di bawah direktorat Hubungan Masyarakat Kementerian Pertahanan India, uji coba cekungan oleh Indian Aircraft Carrier 1 (IAC 1) telah berhasil dilakukan.

Uji coba dilakukan di Cochin Shipyard Limited di kota Kochi. Berdasarkan pengumuman dari Kementerian Pertahanan India, IAC 1 diharapkan bisa melakukan uji coba di laut lepas pada awal tahun 2021.

IAC 1 alias INS Vikrant telah berhasil menyelesaikan paket pekerjaan dok kering Pra-Kontraktor Sea Trials pada Desember 2019. Uji coba cekungan ini dilakukan untuk membuktikan sistem propulsi, transmisi dan poros.

Baca Juga: Kapal pendarat amfibi & rudal siluman China mulai nampak di Laut China Selatan

Kemampuan kapal induk INS Vikrant

Dikutip dari Naval News, konstruksi INS Vikrant ada di level yang cukup maju dengan empat turbin gas sebagai mesin utamanya. Kapal induk India ini juga dilengkapi sistem pembangkit listrik yang terdiri dari delapan alternator diesel.

Pada tahun 2015 silam, menteri pertahanan India mengumumkan bahwa kapal induk INS Vikrant akan dikirim ke Angkatan Laut India pada bulan Desember 2018.

Baca Juga: India vs China: Beijing kirim lebih banyak jet J-16 ke wilayah barat




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×