kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Iran Hadapi Krisis Baru: Trump-Netanyahu Fokus Hentikan Minyak ke China


Minggu, 15 Februari 2026 / 04:33 WIB
Iran Hadapi Krisis Baru: Trump-Netanyahu Fokus Hentikan Minyak ke China
ILUSTRASI. Donald Trump dan Benjamin Netanyahu (Leah Millis/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu setuju untuk bersama sama menekan ekonomi Iran.

Dalam pertemuan di Gedung Putih pada hari Rabu pekan ini, mereka menegaskan bahwa AS akan bekerja untuk mengurangi ekspor minyak Iran ke China. Reuters menuliskan berita ini berdasarkan lapor Axios, mengutip dua pejabat AS yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut.

"Kami setuju bahwa kami akan memberikan tekanan maksimal terhadap Iran, misalnya terkait penjualan minyak Iran ke China," lapor Axios pada hari Sabtu, mengutip seorang pejabat senior AS.

China menyumbang lebih dari 80% ekspor minyak Iran. Setiap pengurangan perdagangan tersebut akan berarti pendapatan minyak yang lebih rendah bagi Iran.

Diplomat AS dan Iran mengadakan pembicaraan nuklir melalui mediator Oman minggu lalu dalam upaya menghidupkan kembali diplomasi, setelah presiden AS menempatkan armada laut di wilayah tersebut saat militer Amerika bersiap untuk kemungkinan operasi berkelanjutan selama beberapa minggu melawan Iran.


Tag


TERBARU

[X]
×