kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Iran semakin diimpit sanksi Negara Barat


Rabu, 17 Oktober 2012 / 08:10 WIB
ILUSTRASI. Grup Serang Kapal Induk Theodore Roosevelt transit dalam formasi dengan Grup Serang Kapal Induk Nimitz di Laut Filipina, 23 Juni 2020.


Reporter: Dyah Megasari |

TEHERAN. Iran bakal kembali ditekan oleh dunia Barat. Meski efek embargo ekspor minyak yang sudah diberikan mulai melucuti kekuatan ekonomi Iran, Uni Eropa berencana menerapkan sanksi lanjutan terhadap seluruh sektor minyak dan gas negeri itu. Ini merupaka tekanan lebih lanjut agar Teheran menghentikan program nuklir mereka.

Uni eropa menerapkan sanksi terhadap 30 perusahaan termasuk dalam sektor minyak dan gas serta perusahaan yang terlibat dalam kilang, distribusi, dan transportasi minyak. Sanksi terhadap sektor perbankan dan perkapalan Iran bahkan sudah dimulai pada Selasa (16/10).

Menanggapi hal ini, Iran menyatakan sanksi yang diterapkan Uni Eropa sebagai sesuatu yang tidak manusiawi karena akan mempengaruhi penduduk.

"Sanksi sepihak dari Eropa dan Amerika Serikat terhadap Iran tidak rasional, ilegal, tidak manusiawi dan bisa mempengaruhi ekonomi rakyat," kata juru bicara departemen luar negeri, Ramin Mehmanparast.

Dalam pernyataan di televisi pemerintah, Mehmanparast menuduh Barat menggunakan isu nuklir sebagai alasan untuk mengenakan tekanan terhadap Teheran.

"Sanksi-sanksi ini diterapkan dengan alasan aktivitas damai nuklir Iran. Namun bila pun isu nuklir kami telah diselesaikan, negara-negara ini pasti akan terus menekan kami," tambahnya.

Mehmanparast juga menegaskan langkah Uni Eropa itu tidak akan dapat memaksa Teheran kembali ke meja perundingan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×