kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.917.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.798   -52,00   -0,31%
  • IDX 8.964   13,36   0,15%
  • KOMPAS100 1.241   6,53   0,53%
  • LQ45 879   5,90   0,68%
  • ISSI 329   0,03   0,01%
  • IDX30 448   -0,75   -0,17%
  • IDXHIDIV20 530   -1,87   -0,35%
  • IDX80 138   0,81   0,59%
  • IDXV30 147   -0,60   -0,40%
  • IDXQ30 144   -0,19   -0,13%

Jenderal China Dituduh Bocorkan Rahasia Nuklir AS, Apa Motifnya?


Senin, 26 Januari 2026 / 13:25 WIB
Jenderal China Dituduh Bocorkan Rahasia Nuklir AS, Apa Motifnya?
ILUSTRASI. Kebocoran rahasia nuklir China ke AS disebut melibatkan Jenderal Zhang. Skandal ini mengguncang militer Beijing. (KONTAN/MFA China)


Sumber: Telegraph | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Seorang jenderal senior China yang disingkirkan Presiden Xi Jinping karena dianggap melakukan “pelanggaran disiplin serius” dilaporkan dituduh membocorkan rahasia nuklir China kepada Amerika Serikat.

Mengutip The Telegraph, Jenderal Zhang Youxia, pemimpin operasional Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), menghadapi tuduhan menyerahkan data senjata nuklir China kepada Washington. Informasi ini dilaporkan oleh The Wall Street Journal.

Jenderal berusia 75 tahun tersebut diberhentikan dari jabatannya pada Sabtu lalu. Dalam sebuah pengarahan tertutup yang dihadiri para perwira tinggi militer, Zhang juga dituduh menerima suap untuk meloloskan seorang perwira senior menjadi menteri pertahanan serta membentuk “kelompok politik” di dalam militer.

Pertemuan tertutup itu dihadiri sejumlah perwira dengan pangkat tertinggi di PLA. Beberapa jam setelahnya, pemerintah Beijing secara resmi mengumumkan bahwa Zhang sedang menghadapi penyelidikan.

China sendiri diketahui tengah mempercepat perluasan arsenal nuklirnya.

Penyelidikan terhadap Zhang disebut-sebut berkaitan dengan Gu Jun, mantan manajer China National Nuclear Corporation, yakni lembaga yang mengawasi program nuklir sipil dan militer China. Gu dilaporkan menjadi pihak yang menyerahkan bukti terhadap Zhang.

Baca Juga: Mantan Perdana Menteri Korsel Lee Hae-chan Meninggal Saat Kunjungan Resmi ke Vietnam

Gu Jun juga sedang diselidiki dalam kasus korupsi besar-besaran yang menyasar industri pertahanan dan nuklir China. Pekan lalu, Beijing mengumumkan penyelidikan luas tersebut.

Para pejabat yang hadir dalam pengarahan Sabtu menyebutkan bahwa penyelidikan terhadap Gu mengungkap adanya kebocoran keamanan di sektor nuklir, yang diduga melibatkan Zhang.

Selama bertahun-tahun, Zhang Youxia dikenal sebagai sosok yang “kebal” dari pembersihan militer. Ia berhasil bertahan dari berbagai gelombang pemecatan pejabat tinggi militer China.

Zhang merupakan salah satu dari sedikit komandan PLA yang memiliki pengalaman tempur langsung, yakni saat China berperang singkat dengan Vietnam pada 1979.

Sebagai teman masa kecil Presiden Xi Jinping, Zhang lama dianggap tak tersentuh. Kejatuhannya kini menjadi pemecatan paling dramatis dalam upaya Xi memberantas korupsi dan ketidaksetiaan di tubuh militer.

Sejak berkuasa, Xi Jinping telah lebih dari dua kali lipat meningkatkan anggaran pertahanan China untuk menjadikan PLA sebagai kekuatan militer “kelas dunia” pada 2049.

Menurut intelijen AS, Xi juga disebut telah memerintahkan militer China bersiap untuk kemungkinan invasi ke Taiwan paling cepat tahun depan.

Tonton: Waspada, AS- Sekutu Kepung Iran, Konflik Timur Tengah Kembali Pecah?

Pada Oktober lalu, sembilan jenderal senior lainnya juga dicopot, termasuk He Weidong, mantan wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC). Hal ini menandai meningkatnya ketidakpuasan Xi terhadap lambannya reformasi militer.

Gelombang penangkapan terbaru membuat CMC kini hanya tersisa dua anggota, salah satunya adalah Xi Jinping sendiri. Seluruh enam komandan berseragam yang ditunjuk pada 2022 kini telah disingkirkan.

Komisi yang sebelumnya menjadi pusat modernisasi militer China itu kini berada pada ukuran terkecil sepanjang sejarah. Sejumlah analis menilai kondisi ini berpotensi menghambat ambisi Beijing terhadap Taiwan selama beberapa tahun ke depan.

Selanjutnya: KPK Periksa Eks Stafsus Gus Yaqut Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

Menarik Dibaca: IHSG Diprediksi Konsolidatif, Ini 3 Rekomendasi Saham Uptrend Pekan Ini dari IPOT




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×