kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Jual alat telekomunikasi ke Iran, ZTE disidik FBI


Jumat, 13 Juli 2012 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Anak-anak di Kota Erbil, Irak, melambaikan tangan pada pasukan militer AS yang baru kembali dari wilayah utara Suriah, 21 Oktober 2019.


Reporter: Zaskia Paramitha | Editor: Asnil Amri

HONG KONG. Nilai saham ZTE Corp perusahaan produsen alat telekomunikasi terbesar kelima dunia anjlok pada titik terendahnya dalam lebih dari tiga tahun terakhir.

Penurunan saham ZTE terjadi setelah Biro Investigasi Amerika Serikat alias FBI melakukan penyelidikan, atas indikasi penjualan peralatan komputer Amerika Serikat yang dilarang di ekspor ke Iran.

Tercatat di bursa Hong Kong, saham ZTE diperdagangkan pada nilai terendahnya sejak Maret tahun 2009. FBI diketahui melakukan investigasi terhadap ZTE Corp yang dinilai melakukan penjualan produk telekomunikasi yang dilarang di ekspor ke AS.

Dalam laporan yang diterima Reuters, Maret lalu, ZTE yang berbasis di Shenzen China diketahui menjual sebuah sistem radar yang dapat digunakan untuk memantau arus komunikasi ponsel dan internet kepada salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Iran.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×