kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.996   52,00   0,29%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Kabar baik, WHO: Beberapa terapi berhasil membatasi keparahan Covid-19


Selasa, 12 Mei 2020 / 19:06 WIB
ILUSTRASI. Sebuah logo di luar Gedung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama pertemuan dewan eksekutif tentang pemutakhiran wabah virus corona di Jenewa, Swiss, 6 Februari 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, beberapa terapi perawatan tampaknya berhasil membatasi keparahan atau lamanya penyakit Covid-19. Mereka berfokus pada empat hingga lima perawatan yang paling menjanjikan.

WHO yang berbasis di Jenewa, Swiss, memimpin inisiatif global untuk mengembangkan obat, tes, dan vaksin yang aman juga efektif untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati penyakit Covid-19. Inisiatif ini mereka beri tajuk: Solidaritas.

Maklum, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru telah menyerang 4,19 juta orang di seluruh dunia, menurut penghitungan Reuters.

"Kami memang memiliki beberapa perawatan yang berada dalam studi awal yang tampaknya berhasil membatasi keparahan atau lamanya penyakit, tetapi kami tidak memiliki apa pun yang bisa membunuh atau menghentikan virus," kata Margaret Harris, juru bicara WHO.

Baca Juga: Wuhan akan melakukan tes virus corona ke semua penduduk, ada apa?

"Kami memang memiliki data yang berpotensi positif, tetapi kami perlu melihat lebih banyak data untuk 100 persen yakin bahwa kami bisa mengatakan perawatan ini lebih dari itu," ujarnya dalam konferensi pers di Jenewa, Selasa (12/5), seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, WHO mengeluarkan nada peringatan tentang harapan untuk vaksin Covid-19. Sebab, mereka mengatakan, virus corona baru secara umum adalah "virus yang sangat rumit" yang "sulit untuk menghasilkan vaksin untuk melawannya". 

Lebih dari 100 vaksin Covid-19 potensial sedang dikembangkan di seluruh dunia, termasuk beberapa dalam tahap uji klinis terhadap manusia. Hanya, WHO menyatakan pada April lalu, pengembangan vaksin akan memakan waktu setidaknya 12 bulan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×