kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kepercayaan diri CEO global runtuh


Rabu, 27 Januari 2016 / 20:56 WIB
Kepercayaan diri CEO global runtuh


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

NEW YORK. Bukannya menakut-nakuti, namun kepercayaan diri para pemimpin perusahaan berkaliber dunia terkait prospek ekonomi dan bisnis ke depan kian merosot. Kondisi ini setidaknya sudah terlihat sejak tahun 2014 silam.

Merujuk hasil survei terbaru PricewaterhouseCoopers (PwC) bertajuk "19th Annual Global CEO Survey" yang terbit Januari ini disebutkan bahwa hanya 27% responden yang masih yakin ekonomi global dalam 12 bulan ke depan akan tumbuh. Angka ini lebih rendah dari tahun lalu. Kala itu 37% responden yakin akan ada pertumbuhan ekonomi di tahun ini.

Yang tidak kalah menarik, saat para responden ditanya apakah bisnis perusahaannya akan tumbuh pada tahun ini, hanya 35% responden yang optimistis. Lagi-lagi, angka ini lebih rendah dari kepercayaan diri mereka dari survei tahun lalu, yakni 39% responden yang optimistis.

Survei ini PwC kali ini melibatkan 1.409 sembilan chief executive officer (CEO) dari 83 negara. "Banyak CEO yang terus mencari peluang pertumbuhan, namun mereka mengaku hanya akan bermain di area yang aman," tutur Dennis M. Nally, Chairman PricewaterhouseCoopers.




TERBARU

[X]
×