kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.905   -4,00   -0,02%
  • IDX 5.987   60,72   1,02%
  • KOMPAS100 776   10,55   1,38%
  • LQ45 598   8,78   1,49%
  • ISSI 207   1,74   0,85%
  • IDX30 333   4,66   1,42%
  • IDXHIDIV20 427   5,51   1,31%
  • IDX80 89   1,23   1,41%
  • IDXV30 117   1,16   1,00%
  • IDXQ30 109   1,30   1,21%

Kerjasama rudal China dan Rusia


Kamis, 13 Oktober 2016 / 06:00 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

XIANGSHAN. Rusia akan bekerjasama dengan China untuk memperluas jaringan rudal. Strategi ini untuk meningkatkan kemampuan keduanya melawan Amerika Serikat. 

"Kami bekerjasama untuk meminimalisir kerugian akibat keamanan negara kami," ujar Letnan Jenderal Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Viktor Poznikhir seperti dikutip dalam transkrip pidato yang diunggah dalam situs Kementerian Pertahanan seperti dikutip Bloomberg. Poznikhir menambahkan, latihan pertahanan rudal dilakukan dengan para tetangga negara di Asia serta staf komputer. 

Rusia beranggapan dengan kerjasama ini bisa menebalkan kemampuan pertahanan mereka. Terutama jika Amerika Serikat membuat langkah sepihak untuk menangani isu regional dan global. 

Perang dingin antara AS dan Rusia sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Permusuhan antara AS dan Rusia kian dalam setelah keduanya saling melontarkan tuduhan atas perang Suriah. 

China sendiri menganggap kerjasama dengan Rusia untuk melindungi kemanan mereka. Tapi rencana tersebut justru dianggap memperburuk hubungannya dengan Korea Selatan


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×