kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kesepakatan nuklir Iran terganjal Prancis


Minggu, 10 November 2013 / 13:42 WIB
ILUSTRASI. Jenis Peregangan Pasif (dok/Healthline)


Sumber: CN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Perundingan mengenai nuklir Iran menemui kendala pada Sabtu (9/11) kemarin. Perundingan yang sebelumnya dikabarkan positif terganjal keberatan dari Prancis yang mengatakan bahwa proposal yang diajukan tidak cukup untuk memangkas ambisi nuklir Iran.

"Kami berharap akan adanya kesepakatan, namun saat ini, masih ada isu-isu yang belum terpecahkan," jelas Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius.

Meskipun diplomat Amerika mendorong untuk dilakukannya kesepakatan pada Sabtu malam, namun perundingan maraton tersebut gagal memuaskan kedua belah pihak.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry menggelar perundingan berjam-jam dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammed Javad Zarif. Tujuannya, AS berupaya keras untuk menghilangkan jurang terhadap isu-isu sensitif, seperti program pengayaan nuklir dan reaktor nuklir yang akan memproduksi plutonium.

Karena gagal menemukan kata sepakat pada pekan ini, rencananya dalam beberapa pekan lagi akan digelar pertemuan serupa.




TERBARU

[X]
×