kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Khawatir resesi, indeks utama Wall Street dibuka melemah


Rabu, 28 Agustus 2019 / 21:07 WIB
ILUSTRASI. Bursa AS


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada Rabu (28/8), setelah pergerakan di pasar obligasi Amerika Serikat membawa kembali kekhawatiran akan resesi karena perang dagang AS-China berlanjut.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 64,91 poin atau 0,25% pada pembukaan perdagangan ke posisi 25.712,99.

Lalu, S&P 500 (SPX) dibuka melemah 7,88 poin atau 0,27% ke level 2.861,28. Sementara Nasdaq Composite (IXIC) turun 28,60 poin atau 0,37% menjadi 7.798,35.

Baca Juga: Pasar Obligasi Bunyikan Alarm Resesi, Saham Global Ikut Melorot

Indeks utama Wall Street masih terpengaruh kurva imbal hasil US Treasury yang terbalik untuk pertama kali sejak Juni 2007.

Di awal sesi perdagangan, pembalikan terus berlanjut dan semakin dalam. Yield US Treasury Treasury tenor 30 tahun di bawah imbal hasil tenor 2 tahun.

"Setiap kali (kurva imbal hasil) berbalik, orang menjadi sedikit tidak nyaman," kata Randy Frederick, Vice President of Trading and Derivatives Charles Schwab yang berbasis di Austin, Texas.

"Tapi, agar itu menjadi tanda nyata dari resesi yang akan datang, itu harus terbalik dan tetap terbalik. Hanya, kami belum melihat itu," ujar Frederick.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×