kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.893   -7,00   -0,04%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Korea Selatan mengancam menyerang Korea Utara


Senin, 29 November 2010 / 09:25 WIB
Korea Selatan mengancam menyerang Korea Utara
ILUSTRASI. Digital Branch BNI


Reporter: Edy Can, AP | Editor: Edy Can

SEOUL. Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak menilai serangan Korea Utara sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Dia menyatakan, Pyongyang akan menerima balasan atas serangan tersebut.

Pada Selasa lalu, Korea Utara telah menyerang pulau Yeonpyeong di daerah perbatasan Korea. Serangan ini menewaskan dua tentara Korea Selatan dan dua warga sipil.

Lee menganggap serangan terhadap warga sipil ini dilarang saat perang. "Serangan terhadap sipil adalah kejahatan kemanusiaan," kata Lee, Senin (29/11).

Korea Utara telah membombardir pulau yang terletak di selatan tersebut. Pemerintah Korea Selatan sendiri dianggap terlambat membalas serangan tersebut.

Situasi di semenanjung Korea semakin panas setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan unjuk kekuatan dengan latihan perang bersama di daerah perbatasan Korea Utara.

China bahkan terpaksa mengundang enam negara yang terlibat dalam pelucutan senjata nuklir Korea Utara untuk mengadakan rapat darurat. Namun, Korea Selatan menolak rencana China tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×