kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Korsel mencari Perdana Menteri yang baru


Selasa, 05 Mei 2015 / 15:14 WIB
Korsel mencari Perdana Menteri yang baru
ILUSTRASI. BTPN berupaya melakukan pendekatan ke para investor untuk memenuhi aturan free float.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Yudho Winarto

SEOUL. Presiden Korea Selatan Park Geun Hye sedang menyeleksi sejumlah pejabat untuk jabatan perdana menteri. Ini adalah perdana menteri keenam sejak Park Geun Hye terpilih menjadi Presiden Korea Selatan.

Pada 27 April 2015 lalu, Park Geun Hye menerima pengunduran diri Perdana Menteri Lee Wan-koo karena kasus skandal suap yang melibatkan mantan Presiden Korsel, Lee Myung-bak.

Lee Wan-koo dicurigai setelah taipan konstruksi Sung Wan-jong bunuh diri, April lalu, dan meninggalkan sederet nama pelaku yang berpotensi terlibat dalam kasus korupsi Lee Myung-bak.

Mengutip Nikkei, sebelum terpilih menjadi perdana menteri, Lee Wan-koo memiliki catatan bersih dan menyatakan perang terhadap korupsi. Jika tuduhan penyuapan sebesar KRW 30 juta terbukti, hal ini akan mencederai pemerintahan Park Geun Hye.

Di tahun ketiganya pada masa pemerintahannya, Park Geun Hye harus kehilangan popularitas sekitar 30% karena kasus Lee Wan-koo ini. Di awal Park menjabat, ia mendapatkan tantangan untuk melakukan reformasi pegawai negeri dan ekonomi.




TERBARU

[X]
×