kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kremlin sebut Amerika Serikat telah menghianati suku Kurdi di Suriah


Rabu, 23 Oktober 2019 / 15:17 WIB
ILUSTRASI. A member of Syrian Democratic Forces (SDF) stands on a pick up truck mounted with a weapon near Baghouz, Deir Al Zor province, Syria February 11, 2019. REUTERS/ Rodi Said


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - MOSCOW. Kremlin mengatakan bahwa Amerika Serikat telah mengkhianati suku Kurdi di Suriah. Karena itu Rusia menyarankan Kurdi untuk menarik diri dari perbatasan Suriah sesuai kesepakatan antara Moskow dan Ankara.

Bila tidak, Rusia menyebut suku Kurdi bisa dianiaya oleh tentara Turki.

Baca Juga: Pertama kali dalam sejarah, jumlah orang kaya China lampaui Amerika

Dilansir dari Reuters, pernyataan tersebut diungkapkan oleh juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada kantor-kantor berita Rusia usai kesepakatan yang disepakati antara Rusia dan Turki yang akan membuat pasukan Suriah dan Rusia dikerahkan ke Suriah bagian timur laut untuk memindahkan para pejuang YPG Kurdi dan senjata-senjata mereka dari perbatasan dengan Turki.

Peskov, yang dilaporkan bereaksi terhadap komentar utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Suriah James Jeffrey, mengeluh bahwa tampaknya Amerika Serikat mendorong orang-orang Kurdi untuk tetap dekat dengan perbatasan Suriah dan memerangi tentara Turki.

“Amerika Serikat telah menjadi sekutu terdekat Kurdi dalam beberapa tahun terakhir. Tapi pada akhirnya, negara itu meninggalkan Kurdi, dan pada dasarnya mengkhianati mereka," kata Peskov.

"Sekarang mereka (Amerika) lebih suka meninggalkan Kurdi di perbatasan (dengan Turki) dan hampir memaksa mereka untuk melawan Turki," lanjut dia.

Baca Juga: Berbahaya bagi manusia, Thailand larang glifosat dan dua bahan pestisida lainnya

Jika Kurdi tidak menarik sesuai kesepakatan antara Moskow dan Ankara, Peskov mengatakan bahwa penjaga perbatasan Suriah dan polisi militer Rusia harus mundur, meninggalkan Kurdi untuk ditangani oleh tentara Turki.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×