Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Australia bakal menginvestasikan dana US$ 1,4 miliar untuk pembangunan ribuan unit rumah subsidi. Hal ini sebagai upaya mengatasi krisis pasokan perumahan, yang dituding sebagai penyebab naiknya harga properti.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan, nantinya rumah subsidi ini akan menjangkau sejumlah wilayah sehingga banyak orang yang mendapatkan manfaat. Kata dia, dana investasi tersebut akan diberikan ke pemerintah negara bagian dan teritori dalam dua minggu ke depan.
“Akselerator perumahan sosial akan membuat ribuan rumah bagi warga Australia yang masuk dalam daftar tunggu perumahaan sosial dan akan membuat rumah tersebut lebih cepat,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg, Minggu (18/6).
Baca Juga: Risiko Deflasi China, Seruan Pemangkasan Suku Bunga Makin Kencang
Isu perumahan hangat diperbincangkan di Negara Kanguru belakangan ini, sebab adanya krisis pasokan perumahan yang parah. Selain itu, ditambah dengan meningkatnya migrasi sehingga harga rumah dan sewa mengancam daya beli masyarakat.
Pemerintah Australia juga membentuk Housing Australia Future Fund senilai A$ 10 miliar untuk membangun 30.000 rumah sosial dan sewa yang terjangkau.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Dewan Properti Australia, Michael Zorbas menyambut baik langkah pemerintah dalam mengatasi krisis perumahan ini. Namun, dia juga merasa prihatin dengan menurunnya pembangunan apartemen baru di Australia.