kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Lima negara masuk daftar teraman untuk investasi


Rabu, 23 Mei 2012 / 11:08 WIB
ILUSTRASI. Bawang putih.


Reporter: Dyah Megasari, MarketWatch |

SYDNEY. Lima negara masuk dalam daftar tempat paling aman untuk berbisnis dan terbaik bagi pemodal asing. Kelima negara itu adalah Kanada, Jerman, Norwegia, Swedia dan Australia. Analisis ini dilakukan di 131 negara oleh Dun & Bradstreet's Global Risk Indictor. Salah satu yang mendapat sorotan adalah Australia.

"Australia memiliki ekonomi yang relatif kuat yang di-support oleh industri pertambangan. Eksposurnya yang sangat minim di pasar Eropa menjadi kunci penilaian sebagai tempat paling atraktif untuk berbisnis dan tujuan investasi global," jelas Danielle Woods, general manager of corporate affairs Dun & Bradstreet.

Namun, ia menegaskan penilaian ini tak menjadi indikasi bahwa Australia berada di jalur yang lumayan aman selama mengejar pertumbuhan. Artinya, ekonomi lokal dianggap tak cukup kebal terhadap kondisi pasar global dan berpotensi tergoncang meski tak keras.

"Apalagi berita dari luar negeri memicu segala ketidakpastian," tambah Woods. Yang jelas, tingkat pengangguran Negeri Kanguru ini tak setinggi negara-negara lain.




TERBARU

[X]
×