kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Lima negara masuk daftar teraman untuk investasi


Rabu, 23 Mei 2012 / 11:08 WIB
ILUSTRASI. Bawang putih.


Reporter: Dyah Megasari, MarketWatch |

SYDNEY. Lima negara masuk dalam daftar tempat paling aman untuk berbisnis dan terbaik bagi pemodal asing. Kelima negara itu adalah Kanada, Jerman, Norwegia, Swedia dan Australia. Analisis ini dilakukan di 131 negara oleh Dun & Bradstreet's Global Risk Indictor. Salah satu yang mendapat sorotan adalah Australia.

"Australia memiliki ekonomi yang relatif kuat yang di-support oleh industri pertambangan. Eksposurnya yang sangat minim di pasar Eropa menjadi kunci penilaian sebagai tempat paling atraktif untuk berbisnis dan tujuan investasi global," jelas Danielle Woods, general manager of corporate affairs Dun & Bradstreet.

Namun, ia menegaskan penilaian ini tak menjadi indikasi bahwa Australia berada di jalur yang lumayan aman selama mengejar pertumbuhan. Artinya, ekonomi lokal dianggap tak cukup kebal terhadap kondisi pasar global dan berpotensi tergoncang meski tak keras.

"Apalagi berita dari luar negeri memicu segala ketidakpastian," tambah Woods. Yang jelas, tingkat pengangguran Negeri Kanguru ini tak setinggi negara-negara lain.




TERBARU

[X]
×