kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Maskapai Eropa diprediksi tekor hebat


Senin, 11 Juni 2012 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Biji dan daun melinjo


Reporter: Dyah Megasari, BBC, MarketWatch |

LONDON. International Air Transport Association (IATA) memperkirakan, jumlah kerugian yang dialami oleh maskapai penerbangan Eropa selama tahun ini lebih besar atau mencapai dua kali lipat dari perkiraan awal. Jumlah kerugian itu diestimasi mencapai US$ 1,1 miliar.

Lingkungan bisnis yang buruk menyebabkan kinerja industri penerbangan terhambat. IATA sebelumnya hanya memperkirakan, rugi yang terpaksa ditelan oleh maskapai penerbangan hanya berkisar US$ 600 juta

Menurut asosiasi ini, krisis zona euro bisa berimbas lebih buruk dan memiliki dampak negatif pada industri penerbangan.

"Kejelasan dari pemerintah Eropa untuk mengelola situasi seperti masalah likuiditas dan prospek ekonomi sangat penting," ujar Tony Tyler, direktur jenderal IATA.

Dalam proyeksi terbaru ini, IATA menilai, operator penerbangan Eropa tengah tertekan tingginya pajak yang dipatok regulator saat sebuah biaya operasional juga naik.

Sedangkan untuk industri penerbangan global, IATA memperkirakan maskapai masih mencatat untung hingga US$ 3 miliar.

Traffic di Amerika Utara dan Amerika Latin rupanya bisa mengimbangi berkurangnya kontribusi operator di Eropa dan Asia-Pasifik.




TERBARU

[X]
×