kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Minyak Melorot, Emas Ikut-Ikutan Jeblok


Jumat, 19 Desember 2008 / 14:36 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga minyak belum ada tanda-tanda membaik. Malah hari ini, harga si emas hitam sempat menyentuh level di bawah US$ 36 per barel. Penurunan harga minyak ini tentu saja ikut mempengaruhi merosotnya harga si kuning kinclong. Selain itu, semakin menguatnya dolar juga membuat emas semakin ditinggalkan investor.

Hari ini, harga emas merosot 0,9% menjadi US$ 845,55 per troy ounce. ”Pergerakan emas sedang terhenti setelah mengalami kenaikan tercepat akibat tingginya permintaan untuk investasi. Meski demikian, adanya penurunan yang tajam pada emas akan memberikan kesempatan kepada investor untuk mencari aset-aset yang aman di tengah krisis global,” jelas Tatsuo Kageyama, analis Kanetsu Asset Management di Tokyo.

Pada pukul 11.40 waktu Tokyo, harga emas untuk kontrak pengantaran cepat diperdagangkan pada level US$ 850,42 per troy ounce. Padahal, pada 17 Desember lalu, harga emas sempat mencapai posisi US$ 882,09 per troy ounce. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak 10 Oktober seiring penurunan suku bunga oleh the Federal Reserve yang menuju 0%.




TERBARU

[X]
×