kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45762,67   -8,00   -1.04%
  • EMAS887.000 -1,88%
  • RD.SAHAM 0.90%
  • RD.CAMPURAN 0.65%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.47%

Neiman Marcus ajukan perlindungan kepailitan


Jumat, 03 April 2020 / 14:07 WIB
Neiman Marcus ajukan perlindungan kepailitan
ILUSTRASI. Ilustrasi pengadilan. Neiman Marcus ajukan perlindungan kepailitan.

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Jaringan pusat perbelanjaan mewah Neiman Marcus tengah menyiapkan aksi untuk melindungi perusahaan dari perkara pailit di Amerika Serikat. Melansir Reuters Jumat (3/4) seorang sumber bilang langkah ini dilakukan seiring pandemi virus corona yang makin masif di AS.

Sumber Reuters bilang, Neiman minggu ini Neiman telah mulai menggelar diskusi dengan para pemegang surat berharga terbitannya tentang opsi pembiayaan yang akan membantu perusahaan tetap beroperasi di bawah perlindungan kepailitan.

Baca Juga: Sudah lebih dari satu juta orang di dunia terinfeksi virus corona

Sumber lain bilang, diskusi serupa juga dilakukan Neiman dengan para pemberi pinjaman. Adapun sejumlah kreditur Neiman juga dilaporkan telah meminta kejelasan terkait aksi strategis Neiman menghadapi potensi kebangkrutan.

Kreditur dapat memberi Neiman waktu tambahan untuk pembayaran utang yang jatuh tempo bulan ini sering memantapkan skema restrukturisasi yang bisa diambil.

Tahun lalu, Neiman dan sejumlah krediturnya memang telah mencatat sejumlah kesepakatan untuk mengelola utang dan menghindari perkara kepailitan guna menyeimbangkan neraca keuangan perusahaan.

Sayangnya, penyebaran virus corona sejak awal akhir tahun lalu justru bikin buruk keadaan. Neiman tercatat akan menutup seluruh jaringan ritelnya seperti Bergdorf Goodman dan Last Call yang akan beroperasi hingga akhir bulan ini dan berpotensi memangkas 14.000 karyawannya.

Baca Juga: Gara-gara virus corona, Meksiko stop produksi bir Corona

Aksi menutup toko jaringannya juga bikin kondisi Neiman makin terpuruk. Perusahaan tercatat mengalami kesulitan likuiditas, apalagi mulai 15 April 2020 mendatang, Neiman mesti mulai membayar pinjaman bunga atas pinjamannya dengan nilai mencapai. US$ 4 miliar.



TERBARU

[X]
×