Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Domino’s Pizza Group Plc mencatat pertumbuhan penjualan pada kuartal III 2026, didorong oleh tingginya permintaan terhadap varian pizza Italianos dan produk ayam goreng Chick ’N’ Dip. Kedua produk tersebut turut meningkatkan nilai pesanan pelanggan di tengah persaingan industri makanan cepat saji.
Reuters melaporkan pada Rabu (21/10/2026), penjualan sebanding atau like-for-like sales Domino’s Pizza Group di Inggris meningkat 2,3% pada kuartal III 2026.
Sementara itu, total penjualan sistem atau total system sales, yang mengukur penjualan seluruh gerai waralaba dan gerai yang dikelola langsung oleh perusahaan, tumbuh 3,5% dalam tiga bulan hingga 30 September 2026.
Pertumbuhan penjualan juga terbantu oleh penyelenggaraan Piala Dunia Sepak Bola pada awal kuartal. Momentum positif dari ajang tersebut berlanjut hingga Agustus dan September.
Secara kumulatif sejak awal tahun, pertumbuhan penjualan sebanding Domino’s mencapai 4%. Angka tersebut melampaui ekspektasi analis Peel Hunt yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 3,5%.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Lebih dari 1%, Brent Tembus US$ 110 per Barel
Andalkan Inovasi Menu dan Promo untuk Dorong Penjualan
Industri makanan cepat saji saat ini mengandalkan berbagai strategi untuk menarik pelanggan, mulai dari penawaran harga yang kompetitif, peluncuran menu baru, hingga program loyalitas konsumen.
Domino’s turut memperluas pilihan produknya melalui Chick ’N’ Dip yang diluncurkan tahun lalu. Produk ayam goreng tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memanfaatkan meningkatnya popularitas ayam goreng sekaligus menghadapi kondisi yang disebut sebagai peak pizza, yakni situasi ketika pasar pizza mulai mendekati titik jenuh.
Dengan menghadirkan produk di luar kategori pizza, perusahaan berupaya memperluas pilihan konsumen dan membuka peluang peningkatan nilai transaksi.
Strategi diversifikasi menu tersebut menjadi salah satu pendekatan yang digunakan pelaku industri makanan cepat saji untuk mempertahankan daya tarik produk di tengah persaingan yang semakin ketat.
Baca Juga: Samsung dan SK Hynix Tingkatkan Produksi Chip Memori di China, Hadapi Dominasi YMTC
Domino’s Pertahankan Prospek Laba 2027
Dari sisi biaya, Domino’s menyatakan bahwa komponen biaya utama perusahaan telah ditetapkan untuk tahun fiskal 2026 dan hingga tahun fiskal 2027. Kondisi tersebut memberikan keyakinan bagi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan laba pada tahun fiskal 2027 dan seterusnya.
Perusahaan juga mempertahankan proyeksi kinerja setahun penuh, mencerminkan keyakinan terhadap prospek bisnisnya di tengah dinamika industri makanan cepat saji.
Domino’s Pizza Group mengoperasikan jaringan lebih dari 1.400 gerai pizza melalui sistem waralaba di Inggris dan Irlandia.














