kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Permintaan emas China bisa tumbuh hingga 50%


Kamis, 17 Februari 2011 / 17:35 WIB
Tenun ulos di Samosir, Sumatera Utara. KONTAN/Muradi/2019/08/10


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

BEIJING. Investasi emas di China yang merupakan konsumen terbesar kedua setelah India, bakal tumbuh lebih tinggi dari 40% menjadi 50% tahun ini. Penyebabnya, investor meningkatkan pembelian logam mulia sebagai aset lindung nilai, kata World Gold Council.

"Investor kekurangan alternatif investasi," kata Wang Lixin, wakil dewan China, Kamis (17/2). Menurutnya, proyeksi tersebut merupakan perkiraan konservatif.

Emas mencapai rekor pada Desember dan melonjak hampir 30% tahun lalu ketika dollar AS turun. Inflasi China naik menjadi 4,9% pada Januari.

"Motivasi utama di balik permintaan ini adalah keprihatinan atas tekanan inflasi domestik dan buruknya kinerja investasi alternatif, dikombinasikan dengan harapan keuntungan harga emas lebih lanjut," kata dewan dalam sebuah laporan yang dirilis hari ini.

Di London Metal Exchange (LME) harga emas di titik US$ 1.376,66 per troy ounce naik 2,14 poin atau 0,15% dari posisi kemarin.




TERBARU

[X]
×